Sesama Menteri Dilarang Saling Menjelekkan!

Sesama Menteri Dilarang Saling Menjelekkan!
Jakarta, Obsessionnews - Merebaknya isu adanya menteri menghina Presiden Jokowi menimbulkan reaksi pergolakan di tubuh Kabinet. Apalagi suara yang terdengar dalam rekaman diduga suara perempuan dari kabinet Jokowi, sebagaimana yang dibeberkan oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo yang juga kader PDI-P, beberapa waktu lalu. Terkait hal ini, Ketua Dewan Penasihat Partai Golkar Akbar Tandjung menyesalkan jika sesama menteri menyampaikan informasi keburukan menteri yang lain dengan secara terbuka kepada publik. Mestinya, kata Akbar, hal demikian langsung disampaikan saja kepada presiden dan tidak perlu dipublikasikan. "Kalau saya sebetulnya menyesalkan sesama menteri menyampaikan informasi menteri yang lain kepada publik. Kalau memang ada masalah, atau ada ucapan menteri yang tidak memberikan suatu prestasi kepada presiden dan kalau memang betul, mestinya disampaikan langsung saja kepada presiden dan tidak mesti disampaikan kepada publik," tutur Akbar. "Sesungguhnya sampaikan saja kepada presiden, nanti presiden sendiri yang akan menilai. Jadi, jangan dihadapkan presiden itu pada satu situasi yang mengakibatkan presiden mungkin posisinya menjadi sulit," tandasnya kepada obsessionnews.com di sela-sela buka puasa bersama Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) di kediaman Menteri Agraria & Tata Ruang Ferry Mursyidan Baldan Jl. Denpasar Raya Blok C No 4 Kuningan, Jakarta, Kamis (2/7/2015). Menurut Akbar, sikap seperti itu tidak baik dan tidak menyelesiakan masalah dan akan berakibat panjang persoalannya. Sebab, akan berakibat fatal pada presiden sendiri. "Sikap yang begini kan tidak menyelesaikan masalah. Artinya, menjadi akan panjang," jelas Mantan Ketua DPR RI. "Kalau memang itu informasi perlu disampaikan pada presiden sampaikan saja pada presiden, biarkan presiden sendiri yang menilai. Jadi tidak perlu dibuka secara umum bahwa si A mengadakan begini atau begitu, kan membuat kondisi presiden dalam situasi yang sulit juga," tambahnya. Di tempat yang sama, Menteri Agraria & Tata Ruang Ferry Mursyidan Baldan yang juga mantan Ketua Umum PB HMI enggan untuk bicara reshuflle kabinet maupun persoalan rekaman menteri. "Kalau saya cukup tidak perlu dibicarakan," elaknya saat dimintai komentar Obsessionnews. (Asma)