Dibohongi Bawahan, Gubernur Ganjar Ngamuk

Dibohongi Bawahan, Gubernur Ganjar Ngamuk
Semarang, Obsessionnews - Tampaknya Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo harus kembali kecewa saat mengunjungi Jembatan Timbang. Jika dulu Ganjar mengamuk di Jembatan Timbang Batang karena pungli, kali ini politisi PDI-P itu terpaksa menelan pil pahit karena beberapa bawahannya berbohong demi melindungi kebobrokan fasilitas publik. Seperti terlihat saat sidak yang dilakukan pada Kamis (2/7/2015), di Jembatan Timbang Sarang, Rembang. Pria berambut putih itu heran karena CCTV di pojok kiri atas kantor jembatan timbang tidak berposisi sebagaimana mestinya. "Itu (CCTV) berfungsi? Kok menghadap ke tembok? Opo nggo (buat) ngawasi pergerakan tembok?" tanya dia. Para petugas jaga pun kompak menjawab bahwa CCTV tersebut berfungsi secara normal. Bahkan satu orang dari mereka dengan percaya diri berujar CCTV berwarna putih itu mampu memantau segala aktivitas di dalam ruangan. Hingga akhirnya kebohongan mereka terkuak setelah Ganjar meminta ditunjukkan monitor yang terhubung dengan CCTV. Petugas kemudian dibuat tak berkutik dan mengakui bahwa CCTV tersebut tidak berfungsi bahkan sejak pertama kali dipasang. Ganjar menanyakan hal tersebut kepada Koordinator Petugas Jaga Jembatan Timbang Sarang, Gunawan, apakah ia sudah melaporkan terkait matinya CCTV. "Sudah, Pak Gub. Kepada Pak Heri, Kepala UPT Pati," jawab Gunawan gugup. jembatan timbang cctc Sejurus kemudian, sang Gubernur langsung meminta Gunawan untuk menelfon Heri. Begitu tersambung, Ganjar pribadi berbicara dengan Heri meminta penjelasan. Meski demikian, nampak jawaban Kepala UPT Pati terdengar kurang memuaskan sehingga Ganjar meminta pertanggungjawaban. "Saya minta, buat laporannya dan dikirim ke kantor saya. Besok pagi harus (laporan) sudah sampai," tegas Ganjar di ujung telepon. Di akhir sidak, Ganjar menginstruksikan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jateng, Urip Sihabudin agar menghubungi pihak bertanggungjawab atas operasional CCTV. Urip yang juga mantan Kepala Dinas Perhubungan Telekomunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Jateng segera menelfon mantan anak buahnya. Dari hasil pengecekan didapat hanya satu dari enam CCTV yang berfungsi. Melalu saty CCTV yang berfungsi tersebut, keberadaan Ganjar dapat dipantau dari pusat kendali operasi Dishubkominfo Jateng. Di Jembatan Timbang Sarang, memang terdapat enam unit CCTV. Dua berada di dalam ruang petugas dan empat lainnya di luar ruangan. Sayangnya, sebagian besar peralatan canggih itu tidak berfungsi. (Yusuf IH)