Jokowi Perintahkan Investigasi Penyebab Jatuhnya Hercules

Depok, Obsessionnews - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengapresiasi kerja aparat yang sudah berhasil mengavekuasi seluruh korban meninggal jatuhnya pesawat Hercules. Selanjutnya presiden memerintahkan segera dilakukan investigasi guna mengungkap penyebab insiden tersebut. "Evakuasi korban kecelakaan pesawat Hercules telah dilakukan dan saya juga telah memerintahkan investigasi yang mendalam soal penyebab kecelakaan ini dan agar segera dilakukan," ujar Jokowi di Mako Brimob, Kepala Dua, Depok, Rabu (1/7/2015). Presiden juga memerintahkan kepada Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu dan Panglima TNI Jenderal Moeldoko untuk melakukan perombakan yang mendasar tentang managemen alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI, dengan tidak boleh lagi hanya membeli senjata tetapi harus melihat aspek modernisasi. Menurut Kepala Negara yang paling utama pengadaan alutsista harus diarahkan kepada kemandirian industri pertahanan agar bisa sepenuhnya mengendalikan kesiapan alutsista. Industri pertahanan dalam negeri kata dia harus terlibat mulai dari rancang bangun, produksi, operasional, latihan pemerliharaan hingga pemunahan alutsista yang sudah tua. "Saya juga ingin TNI memperkuat sistem nol kecelakaan untuk penggunaan alutsista TNI. Pesawat tempur, angkut, kapal perang, kapal selam hingga helikopter serta prajurit TNI yang menggunakannya harus berada dalam kesiapan operasional yang tinggi," lanjut presiden. Sore ini Jokowi akan menjemput jenazah di Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. Sedianya presiden terbang ke Medan untuk meninjau lokasi jatuhnya pesawat Hercules dan melihat korban di rumah sakit namun akhirnya batal. Pesawat Hercules C-130 jatuh di Jalan Jamin Ginting, Medan, Sumatera Utara, Selasa (30/6/2015). Pesawat buatan Amerika Serikat tahun 1964 membawa 101 penumpang dan 12 awak pesawat. Tidak ada korban selamat dalam insiden itu. Pesawat itu jatuh dua menit setelah lepas landas dari Pangkalan Udara Soewondo pada pukul 12.08 WIB ketika hendak menuju Tanjung Pinang. Pesawat tersebut hendak mengantar logistik ke beberapa pangkalan udara TNI AU. (Has)





























