Hubungan AS - Kuba Mulai Mencair

Jakarta, Obsessionnews – Pertama kalinya selama lebih dari 50 tahun, hubungan antara Amerika Serikat (AS) dan Kuba yang terus memanas, kini mulai mencair. Pasalnya, kedua negara sepakat membuka kembali kedutaan di ibu kota masing-masing. Seperti dilansir Voice of America, seorang pejabat tinggi di AS membenarkan kabar tersebut. Bahkan, Presiden Barack Obama diinformasikan bakal mengeluarkan pernyataan pada Rabu (1/7) waktu setempat di Rose Garden terkait akan akan dibuka kembali kedutaan. Sementara Menteri Luar Negeri John Kerry menyampaikan pidatonya di Wina, di sela-sela pembicaraan nuklir dengan Iran. Sejak Desember tahun lalu, Obama memang sudah memberi sinyal kalau hubungan diplomatik antara AS-Kuba bakal membaik dengan diakhirinya embargo perdagangan yang sudah lama diterapkan terhadap negeri komunis tersebut. Sejak saat itu, para delegasi dari kedua pihak telah mengadakan pembicaraan di Washington dan Havana. Baru-baru ini, Kuba juga dihapus dari daftar hitam AS atas tuduhan sponsor terorisme. Pada 14 April lalu, Obama membuat pengumuman terkait hal itu. Obama bilang, saat ini sudah waktunya AS menempuh jalan pendekatan baru terhadap Kuba. Sebab embargo perdagangan dan perjalanan yang selama ini diterapkan, rupanya tak menghasilkan apapun. Mencairnya hubungan kedua negara, bukan tanpa hambatan. Sejumlah masalah sensitif termasuk tuntutan AS terkait perlindungan hak azasi bagi rakyat Kuba juga masih dilancarkan.(Mahbub Junaidi)





























