Bank di Yunani Tutup, Warga Lirik Bitcoin

Jakarta, Obsessionnews - Hari ini, Rabu (30/6), adalah penentuan nasib Yunani. Ancaman kebangkrutan dan penutupan bank serta pasar modal sudah di depan mata. Rakyat setempat pun mulai melirik bitcoin guna menggantikan mata uang Euro. Seperti dilansir CNNMoney, marketplace bitcoin di Jerman, Bitcoin.de, CEO Oliver Flaskaemper melaporkan, jumlah orang Yunani yang mendaftarkan diri memperdagangkan bitcoin naik 10 kali lipat dari biasanya. Perdagangan bitcoin dari Yunani sendiri, naik 79% dari rata-rata perdagangan 10 pekan di Bitstamp, tempat perdagangan bitcoin terbesar ketiga di dunia. Selain itu, perdagangan bitcoin di Cina juga menarik perhatian pebisnis Yunani. LakeBTC yang bermarkas di Shanghai mendapati kenaikan 40% pengunjung yang mengakses situs dari negeri para dewa. Selama akhir pekan kemarin, perdagangan bitcoin di Polandia, Bitcurex, kebanjiran pertanyaan via email dari rakyat Yunani. Paling banyak diajukan adalah “Apakah bitcoin mata uang yang legal di Uni Eropa?, Dapatkah saya menggunakan Bitcurex sebagai akun bank?, Apakah Anda punya jaringan ATM bitcoin di Yunani?” Kemudian, Bitcurex langsung melakukan pemasaranke Yunani via website mereka. Besar-besar ditulis : “Mendaftarlah di Bitcurex dan melakukan perdagangan gratis selama 3 bulan. Tidak ada biaya untuk orang Yunani!” Memperdagangkan bitcoin tak semudah yang dikira. Di seantero Yunani, hanya ada satu ATM di sebuah toko buku di Athena. Pembelian pun masih memakai metode umum layaknya jual beli online. Persoalannya, bank-bank di Yunani sudah pada tutup. Namun, ini tidak sepenuhnya menjadi kendala. Bitcoin.de mengatakan, orang Yunani masih bisa membeli bitcoin selama masih punya akses ke perbankan online. Sementara LakeBTC bilang, penduduk Yunani bisa mencoba mencari ‘LakeBankers’ lokal yang bersedia menjual bitcoin mereka dengan pembayaran uang tunai atau PayPal. Persoalan lain adalah soal penggunaannya. Sebab tak banyak toko yang mau menerima pembayaran menggunakan bitcoin. BitcoinMaps menyebutkan, hanya ada sekitar enam toko yang menerima pembayaran dengan bitcoin. Di antaranya adalah sebuah restoran keluarga bernama Angel Tavern dan perusahaan rental yacht. Bitcoin sendiri diciptakan sebagai mata uang independen dan terkomputerisasi sejak 2009. Namun, masih butuh waktu yang panjang sebelum mata uang ini bisa bersinar di Yunani yang sedang mengalami tekanan ekonomi. Nilainya sendiri sangat mudah berubah. Pada November 2012, satu bitcoin bernilai USD 11. Setahun kemudian meroket jadi USD 1.000. Pada Senin (29/6) lalu, nilainya berada pada posisi USD 253.(Mahbub Junaidi)





























