Tabrakan, Lambung Kapal LPG Robek dan Terbakar

Surabaya, Obsessionnews - Kapal gas navigator aries senggolan dengan kapal MV. Leo Perdana Container berbendera Malaysia di sekitar Bouy 6, perairan Gresik, Minggu (28/6/2015) pukul 23.20 WIB. Informasi dihimpun Obsessionnews.com, kapal LPG/C Navigator Aries berbobot 18311 GT (gross tonnage) itu berlayar dari dermaga gospier menuju pelabuhan kalbut dengan MV. Leo Perdana dari rede menuju terminal ICT di sekitar buoy 6. Menurut informasi Gembong Indrioko kapten LPG/C Navigator Aries bahwa kapal ditabrak pada lambung sebelah kiri dan terbakar. Beruntung tak ada korban dalam kecelakaan tersebut. Namun, lambung kiri kapal Navigator Aries Terbakar robek lebih kurang 5 meter.
Sebanyak 20 anak buah kapal (ABK) LPG/C Navigator Aries yang masih di atas kapal dilakukan pengamanan oleh KN. 371 milik pangkalan armada PLP dan KN. 365 milik KSOP Gresik. Sementara api berhasil dipadamkan oleh Tug Boat Joyoboyo, Bima 306 dan Bima 333 milik PT PELINDO Cabang Tanjung Perak dan, KN. 371 milik pangkalan armada PLP. Kapal LPG/C Navigator Aries yang kini posisi lego jangkar hingga kini msh terus dilakukan pembasahan oleh TB Bima 333 dan Bima 306 milik PT Pelindo III Cabang Tanjung Perak. Dilokasi saat ini, TB Bima 333 dan Bima 306 dari Pelindo III, KN 371 dari KPLP Surabaya, dan Speed boad milik Satpolair Gresik berjaga-jaga di lokasi kejadian. (GA Semeru)
Sebanyak 20 anak buah kapal (ABK) LPG/C Navigator Aries yang masih di atas kapal dilakukan pengamanan oleh KN. 371 milik pangkalan armada PLP dan KN. 365 milik KSOP Gresik. Sementara api berhasil dipadamkan oleh Tug Boat Joyoboyo, Bima 306 dan Bima 333 milik PT PELINDO Cabang Tanjung Perak dan, KN. 371 milik pangkalan armada PLP. Kapal LPG/C Navigator Aries yang kini posisi lego jangkar hingga kini msh terus dilakukan pembasahan oleh TB Bima 333 dan Bima 306 milik PT Pelindo III Cabang Tanjung Perak. Dilokasi saat ini, TB Bima 333 dan Bima 306 dari Pelindo III, KN 371 dari KPLP Surabaya, dan Speed boad milik Satpolair Gresik berjaga-jaga di lokasi kejadian. (GA Semeru) 




























