Ekonomi Jatim ‎Lambat 5,18 Persen

Ekonomi Jatim ‎Lambat 5,18 Persen
Surabaya, Obsessionnews - Gubernur Jawa Timur Soekarwo mengatakan, bahwa kinerja perekonomian Jatim pada triwulan I tahun 2015 mengalami perlambatan, yakni mencapai 5,18 persen. "Namun itu masih diatas rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional yang hanya mencapai 4,71 persen," katanya pada saat menghadiri Buka Bersama dengan Kadin Jatim, di Kantor Kadin, Jl. Bukit Darmo Raya Graha Famili No. 1 Surabaya, Minggu (28/6/2015). Ia menjelaskan, kontribusi terbesar adalah sektor industri pengolahan sebesar 29,76 persen, kemudian diikuti oleh sektor perdagangan besar dan eceran. Sedangkan, reparasi mobil dan sepeda motor sebesar 17,51 persen dan sektor pertanian sebesar 14,54 persen. "Ketiganya memberikan sumbangan terhadap PDRB Jawa Timur sebesar 61,87 persen," jelas Pakde Karwo sapaan akrab Soekarwo. Pakde Karwo menambahkan, Jatim masih mempunyai peluang sangat besar di perdagangan antar provinsi. Ia memprediksi, perdagangan antar provinsi akan mengalami kenaikan dari Rp400 triliun menjadi Rp460 triliun. Artinya ada kenaikan sekitar Rp60 triliun. “Kami sekali lagi meminta kepada pengusaha agar sektor industri tidak berubah menjadi pedagang. Karena, peluang yang paling bagus untuk berwirausaha yakni di Jatim. Tidak ada tempat bisnis yang baik selain di Jatim,” pungkasnya. ‎(GA Semeru)