Bulan Puasa, TPKS Optimis Selesaikan Target Triwulan

Bulan Puasa, TPKS Optimis Selesaikan Target Triwulan
Semarang, Obsessionnews - Bulan puasa seringkali dijadikan alasan para pegawai pemerintahan untuk bermalas-malasan. Rasa haus dan lapar membuat kinerja PNS cenderung lamban. Namun hal itu lagaknya tidak berlaku bagi Terminal Peti Kemas Semarang (TPKS). "Kami optimis tercapai target triwulan," ujar Asisten Manajer  Operasi TPKS, Purwanto Wahyu Widodo saat disambangi obsessionnews.com, Kamis (25/6/2015). Hingga sekarang, pihaknya telah menyelesaikan kurang lebih 80% bongkar muat. Sehingga sebanyak 6.627 box atau 9.936 TEU musti dirampungkan dalam kurun waktu 5 hari kedepan. "Saat ini masih ada dua kapal yang bersandar. Sampai besok Senin setidaknya ada 9 kapal berlabuh di TPKS," jelas Purwanto. Walaupun sebelumnya jam operasional telah diganti selama Ramadan, namun perubahan tersebut sama sekali tidak mengganggu aktivitas salah satu instansi garda terdepan dalam hal ekonomi nasional. Meski begitu dwelling time masih terjadi dan menjadi momok bagi pertukaran ekspor dan impor. "Kaya tadi malam diminta ada 25 kontainer yang minta diturunkan di tempat kita karena NPE (Nota Pelayanan Ekspor) belum selesai karena terjadi error system," ujarnya di sela-sela waktu. Pada Rabu (24/6/2015) error system di Bea Cukai sempat membuat mayoritas pengguna jasa terhambat karena belum memiliki NPE. Selain itu, kebanyakan truk yang digunakan untuk ekspor seringkali terburu-buru menurunkan peti kemas karena akan digunakan kembali. Dampaknya proses delivery menjadi agak terganggu. "Sedikit terkendala. Biasanya delivery kalau hari Rabu 1 shift bisa sampai 350 box, tadi malem cuma 167," ujar Purwanto. Terkait pembaharuan dermaga, ia menjelaskan saat ini TPKS sedang menyelesaikan tahap pengerasan penyandahan kapal. Dengan adanya pemanjangan dermaga, maka setidaknya 3 buah kapal ukuran 180 meter dapat ditampung sekaligus. Saat ini panjang area hanya mencapai 430 meter. "Kalau nanti diperpanjang ukuran panjangnya menjadi 600 meter. Jika sudah sampai jarak segitu, dengan jarak antar kapal 20 meter, bisa menampung 3 buah kapal sekaligus," terangnya sambil tersenyum. Rencananya, proyek tersebut akan rampung di bulan Januari 2016. Dengan panjang dermaga yang baru, diharapkan mampu menyokong proses transaksi internasional menjadi lebih baik. (Yusuf IH)