Tugas Sutiyoso sebagai Penerus Marciano

Jakarta, Obsessionnews - Letnan Jenderal Purnawirawan Marciano Norman akan melepas jabatan sebagai Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) pada 1 Agustus 2015 mendatang. Marciano akan digantikan mantan Gubernur DKI Jakarta Letjen TNI (Purn) Sutiyoso. Marciano berharap BIN di bawah kepemimpinan Sutiyoso akan semakin maju dan menjawab tantangan yang semakin dinamis di masa yang akan datang. Sebab dari sisi kompetensi Marciano tidak pernah meragukan penurusnya itu. Sebagai kepala BIN, Sutiyoso harus siap menjawab satu tantangan terberat di depan mata, yakni Pilkada serentak dan pemulihan stabilitas ekonomi. "Kita tidak bisa membiarkan ekonomi kita semakin hari semakin menurun. Harus ada upaya semua pihak bersinergi segera memulihkan stabilitas ekonomi. Itu yang diharapkan rakyat kita," ujar Marciano di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (23/6/2015). Selain itu menurut dia, tantangan BIN secara global tentunya juga harus menjalin komunikasi yang baik dengan negara-negara tetangga, dalam hal mengantisipasi ancaman kelompok radikal. "Kelompok radikal ini tidak hanya di satu negara saja tapi sudah lintas negara. Itu ancaman global kita dan kita harus bersinergi dengan negara sahabat kita begara tetangga kita mengatasi itu dengan konsep yang baik," katanya. Indonesia lanjut Marciano, tidak boleh membiarkan dirinya menjadi sasaran kelompok radikal dari negara lain maupun kelompok radikal yang ada di dalam negeri sendiri. Berbagai upaya harus dilakukan untuk mengatasi berkembangnya kelompok tersebut. "Dengan suatu langkah yang konstruktif dan dukungan dengan masyarakat diperlukan," papar dia. (Has)





























