Bahaya! Gorengan Diduga Berbahan Plastik dan Lilin

Padang, Obsessionnews - Gorengan diduga berbahan plastik dan lilin ditemukan di pasar Ramadhan di kawasan Aia Mato, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar). Saat dibakar, gorengan tersebut terbakar dan meleleh hingga habis. Walikota Padang, Mahyeldi Ansharullah meminta segera memproses temuan tersebut, untuk memastikan kandungan yang terdapat dalam gorengan dimaksud.
"Saya minta segera proses dan periksa makanan ditempat, karena kita sudah mengetahui dimana lokasi makanan itu dijual," kata Mahyeldi Ansharullah saat sidak di pasar Ramadhan di kawasan Imam Bonjol untuk pemeriksaan makanan buka puasa, Selasa (23/6). Gorengan diduga mengandung plastik dan lilin itu, ditemukan, Selasa (23/6) siang. Untuk memastikan gorengan itu berbahan plastik dan lilin, Walikota Padang mencoba membakarnya. Setelah dicoba dibakar, gorengan itu terbakar dan melelh sampai habis. Hasil pembakaran tercium aroma bau plastik.
Mahyeldi memastikan, temuan itu akan ditindaklanjuti, karena jika dikonsumsi sangat berbahaya bagi kesehatan. Dalam kesempatan yang sama Pelaksana Tugas Kepala Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Padang Amyelli, berjanji akan melakukan pemerikasaan untuk memastikan apakah benar bercampur bahan yang berbahaya atau tidak. (Musthafa Ritonga)
"Saya minta segera proses dan periksa makanan ditempat, karena kita sudah mengetahui dimana lokasi makanan itu dijual," kata Mahyeldi Ansharullah saat sidak di pasar Ramadhan di kawasan Imam Bonjol untuk pemeriksaan makanan buka puasa, Selasa (23/6). Gorengan diduga mengandung plastik dan lilin itu, ditemukan, Selasa (23/6) siang. Untuk memastikan gorengan itu berbahan plastik dan lilin, Walikota Padang mencoba membakarnya. Setelah dicoba dibakar, gorengan itu terbakar dan melelh sampai habis. Hasil pembakaran tercium aroma bau plastik.
Mahyeldi memastikan, temuan itu akan ditindaklanjuti, karena jika dikonsumsi sangat berbahaya bagi kesehatan. Dalam kesempatan yang sama Pelaksana Tugas Kepala Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Padang Amyelli, berjanji akan melakukan pemerikasaan untuk memastikan apakah benar bercampur bahan yang berbahaya atau tidak. (Musthafa Ritonga)





























