Dua Syarat Agar Industri Galangan Kapal Kuat

Jakarta, Obsessionnews - Ada dua syarat kalau industri galangan kapal di negeri ini mau kuat. Pertama membangun unit mulai dari awal, kedua memproduksi juga komponennya. Apalagi sekarang sedang digalakan program poros maritim. Kemarin, di Batam, Kepulauan Riau, saat mendampingi Presiden Joko Widodo meninjau industri galangan kapal di sana, Menteri Perindustrian Saleh Husin mengatakan bakal merangkul serta mendorong pelaku industri mobil, logam, serta mesin untuk juga memproduksi komponen kapal. Sebab menurut Husin, keahlian dan peralatan saat ini sudah dikuasai. Industri sparepart, diharap mampu mengiringi penguatan galangan kapal yang saat ini terus tumbuh seiring dikuatkannya sektor maritim. Sekedar pengingat, pada Januari 2015 sudah dibentuk Asosiasi Industri Komponen Kapal Indonesia (AIKKI). Maka tepatlah kalau komponen juga diproduksi di dalam negeri. Husin bilang, sebagai wujud dukungan terhadap industri perkapalan di tanah air, PT Pertamina sudah memesan 10 kapal tanker di beberapa galangan. Di PT Anggrek Hitam misalnya, tengah dibangun dua kapal tanker yakni MT Parigi dan MT Pattimura. Masing-masing, memiliki berat mati 17.500 DWT. "Pertamina sudah memasukkan pesanan kapal ke galangan-galangan kita. Begitu juga kapal ASDP (Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan). Ini menggerakkan industri kita," kata Husin, Minggu (21/6). Terkait penguatan industri itu sendiri, menurut Husin ada insentif fiskal berupa Bea Masuk Ditanggung Pemerintah. (Mahbub Junaidi)





























