Jokowi Ingatkan 'Kartu Sakti' Jangan Disalahgunakan

Jokowi Ingatkan 'Kartu Sakti' Jangan Disalahgunakan
Belitung Timur, Obsessionnews - Dalam kesempatan mengunjungi Desa Barru, Kecamatan Manggar, Kabupaten Belitung Timur, Babel Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyempatkan diri membagikan empat kartu sakti kepada masyarakat sekitar dan anak-anak sekolah. Empat kartu sakti itu yakni Kartu Asistensi Sosial untuk Penyandang Disabilitas Berat (ASPDB), Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS). "Saya titip kartu yang dipegang jangan sampai disalahgunakan," ujar Jokowi kepada penerima, Sabtu (20/6/2015). Kartu Asistensi Sosial untuk Penyandang Disabilitas Berat (ASPDB), diberikan kepada tiga orang perwakilan dengan nominal masing-masing Rp 300 ribu, KKS Rp 600 ribu untuk setiap pemegang kartu, sedangkan KIP untuk SD masing-masing Rp 450 ribu, SMP Rp 750 ribu serta SMU/SMK Rp 1 juta. "Tolong orang tua diawasi, jangan sampai uang itu diambil untuk beli pulsa. Kalau ketahuan kartunya dicabut," pesan presiden. Presiden ingin kartu pemberian dari pemerintah dapat digunakan untuk kebutuhan yang diperlukan, seperti siswa penerima KIS bisa menggunakan uang tersebut untuk membeli pakaian seragam sekolah, buku-buku, atau sepatu. Saat membagikan kartu presiden Jokowi yang turut didampingi Menteri Kesehatan Nila F Moeloek dan Dirut BPJS Kesehatan Fahmi Idris itu memberikan sepeda kepada warga. Mereka yang bisa menjawab pertanyaan yang diajukan presiden berhak membawa pulang satu unit sepeda. (Has)