Akbar: Konflik Golkar Tak Selesai, Negara Bisa Bahaya

Jakarta, Obsessionnews - Ratusan Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) hadir di kediaman Akbar Tandjung, Sabtu malam (19/6), dalam rangka buka puasa bersama. Acara tersebut dihadiri politisi Partai Golkar hasil munas Bali pimpinan Aburizal Bakrie dan juga ada sejumlah tokoh kubu Golkar hasil munas Ancol pimpinan Agung Laksono, dimana masing-masing juga Alumni HMI. "Alhamdulillah dalam acara buka puasa KAHMI di kediaman saya ini dihadiri selain pak Amien Rais, dihadiri juga 50 persen dari (Golkar) hasil Munas Bali dan banyak juga hadir dari munas Ancol," ungkap Akbar Tandjung dalam sambutannya. Ketua Dewan Penasehat Partai Golkar ini berharap, melalui buka puasa bersama tersebut perselisihan dalam tubuh internal Partai Golkar dan juga Partai Persatuan Pembangunan (PPP) segera usai. "Kalau tidak selesai yang kita takutkan dua-duanya tidak selesai, bisa bahaya negara kita," paparnya. Melalui kesempatan silaturahmi di kediaman Akbar Tandjung yang juga ketua Dewan Penasehat Majelis KAHMI dan mantan ketua umum PB HMI ini menekankan kader HMI harus memiliki peran kampus untuk terus mendorong kemajuan bangsa. "Ya meski saya bukan mahasiswa lagi tapi tiga hari lalu saya menghadiri kegiatan HMI Korkom UI, mereka itu membuat seminar mengenai energi yang di dalamnya, pangan, air dan energi. Saya pikir standar UI yang hadir 300 itu sudah luar biasa," pujinya. Menurut Akbar, kader HMI di daerah masih banyak yang aktif dalam peran mahasiswa di kelembagaan kampus. Mantan ketua DPR RI ini juga masih aktif mengisi materi pelatihan-pelatihan kaderisasi HMI di daerah. "Minggu lalu saya ke Papua Barat, HMI di sana berkembang dengan baik. Begitu pun di Sorong dan NTT. Kita punya optimis di berbagai universitas terutama HMI di Sulawesi Selatan," jelasnya. (Asma)





























