Rupiah Ditutup Melemah, Jadi Rp13.357/USD

Rupiah Ditutup Melemah, Jadi Rp13.357/USD
Jakarta, Obsessionnews- Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini ditutup melemah, jadi Rp13.357/USD. Melemah 19 poin dibanding penutupan Senin (15/6/2015) di level Rp13.338/USD. Nilai tukar rupiah berdasarkan data Yahoofinance berada pada level Rp13.350/USD, dengan kisaran harian Rp13.275-Rp13.355/USD. Posisi ini susut 20 poin dibanding penutupan sebelumnya di level Rp13.330/USD. Data Bloomberg, rupiah pada level Rp13.348/USD. Posisi tersebut merosot 22 poin dibanding penutupan kemarin di level Rp13.326/USD. Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.333/USD. Posisi itu stagnan dengan hari kemarin. Research and Analyst Divisi Treasury BNI Trian Fatria mengatakan, laju rupiah hari ini karena pelaku pasar cenderung melakukan wait and see menjelang pertemuan Federal Reserve (The Fed). "Selain itu, data surplus neraca perdagangan indonesia bulan Mei membuat pelaku pasar diliputi kekhawatiran atas perlambatan ekonomi lantaran surplus lebih disebabkan anjloknya impor dibanding perbaikan ekspor," kata dia, Selasa (16/6/2015). Sementara itu, euro tertekan menguatnya USD. Euro jatuh ke level 1,12465/USD setelah survei sentimen investor Jerman berada di bawah perkiraan pada Selasa. Dikutip dari Reuters, data tersebut menambah kekhawatiran atas prospek ekonomi zona Eropa di tengah ketidakpastian atas nasib Yunani. Kendati demikian, euro cepat memperbaiki posisinya setelah rilis data tersebut, meski masih tercatat turun 0,2% menjadi 1,1260/USD pada pukul 09.03 GMT atau 16.03 WIB. (Baca: Rupiah Siang Ini Masih Alami Tekanan) Melemahnya rupiah berlawanan dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), yang mampu positif di tengah memerahnya bursa Asia. IHSG terkerek 34,81 poin atau 0,72% ke level 4.872,60. (ant)