Ridwan Kamil Belum Tentu Dipanggil Bareskrim Soal Gedebage

Ridwan Kamil Belum Tentu Dipanggil Bareskrim Soal Gedebage
Jakarta, Obsessionnews - Dugaan korupsi proyek pembangunan Stadion Gedebage, Bandung, Jawa Barat sampai saat ini masih terus didalami oleh Bareskrim Mabes Polri Jika memang Wali Kota Bandung Ridwan Kamil sebagai 'kunci' pada kasus Stadion Gedebage tersebut, maka Penyidik Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri akan memeriksanya untuk dimintai keterangan terkait pembangunan stadion yang menghabiskan biaya senilai Rp545 miliar itu. "Kalau urgent, dan menjadi kunci dalam keterangan kasus ini, pasti dipanggil," ujar Kapolri Jenderal Badrodin Haiti di Jakarta, Kamis (11/6/2015). Badrodin menyampaikan, penyidik Bareskrim bisa saja memanggil Ridwan Kamil untuk mengklarifikasi fakta-fakta hukum yang ada didalam berita acara pemeriksaan tersangka, maupun saksi-saksi lainnya yang telah diperiksa. Namun, kalau keterangannya tidak begitu penting atau mendesak, tak perlu dipanggil untuk dimintai keterangan. "Hanya persoalnnya apakah dari analisis yang dilakukan penyidik tadi urgent, tidak panggil Ridwan Kamil, kalau keterangannya tidak urgent ya tidak (dipanggil)," katanya. Seperti diketahui, usai diperiksa oleh penyidik di Bareskrim Polri, Jumat (15/5) yang lalu, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengaku kecewa dengan adanya dugaan korupsi dalam proyek pembangunan stadion dengan sebutan 'Gelora Bandung Lautan Api' yang telah diresmikan pada tahun 2013. Aher mengatakan, kalau sekarang ada dugaan (korupsi) semuanya kecewa. Jangankan masyarakat, saya saja kecewa. Kita mengidam-idamkan stadion besar kebanggaan warga Jabar kok dalam perjalanannya ada penyimpangan. Dalam kasus ini, penyidik baru menetapkan Sekretaris Dinas Tata Ruang dan Cipta Karya Pemerintah Kota Bandung, Yayat Ahmad Sudrajat sebagai tersangka. Dalam gelar perkara, penyidik Bareskrim Polri melihat bahwa YAS terlibat aktif dalam praktik dugaan korupsi pembangunan stadion dibangun pada era Walikota Bandung Dada Rosada. (Purnomo)