Pemerintah Prioritaskan Investasi di Industri Hijau

Jakarta, Obsessionnews - Di tahun 2015, industri otomotif nasional difokuskan pada pengembangan multi purposes vehicle (MPV). Mobil truk dengan kapasitas 24 ton, sport utility vehicle serta sedan kecil, harus ramah lingkungan dan irit bahan bakar. Bukan cuma itu, seluruh komponen suku cadang juga harus diproduksi di dalam negeri. Menteri Perindustrian Saleh Husin pada kegiatan Indonesia Green Infrastructure Summit yang digelar di Jakarta, pada Selasa (9/7) menekankan, investasi hijau di bidang transportasi sangat dibutuhkan guna merealisasikan infrastruktur hijau di Indonesia. Sementara itu, Wakil Presiden Jusuf Kalla yang membuka kegiatan tersebut mengatakan, kebutuhan investasi guna mengembangkan infrastruktur hijau sangat tinggi. "Maka, diharapkan adanya kerja sama dan kemitraan investasi dengan lembaga keuangan," kata Jusuf. Begitu juga dengan Direktur Manajemen Bank Dunia Sri Mulyani. Menurut dia, pertumbuhan yang sedang digenjot kudu bersifat inklusif dan ramah lingkungan secara berkelanjutan. Jika merujuk pada data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), antara tahun 2010 hingga 2014, total investasi yang masuk dari luar negeri bagi kelompok usaha hijau mencapai USD 26,81 milyar. Sementara penyertaan modal dalam negeri sebesar Rp 139 triliyun. (Mahbub Junaidi)





























