8 Juni akan Jadi Momentum Gelar Pahlawan Soeharto

Jakarta, Obsessionnews - Desakan agar Presiden ke-2 RI almarhum HM Soeharto mendapat gelar pahlawan nasional terus mengemuka di setiap waktu, namun hingga ini permintaan tersebut belum dikabulkan oleh pemerintah dengan berbagai alasan. Senin, 8 Juni 2015 merupakan hari ulang tahun Soeharto. Momentum ini akan dimanfaatkan untuk kembali mendesak kepada pemerintah, Pengabdian Soeharto selama 32 tahun bagi Republik Indonesia harus diapresiasi dengan pemberian gelar pahlawan bagi bapak pembangunan. "Harus dan mutlak, selama 32 tahun dia memimpin republik ini, tidak ada alasan tidak diberikan penghormatan atas jasa Soeharto," ujar Penggagas Suara Hati Rakyat (SHR) Indonesia, Ilham Ilyas, di Jakarta, Minggu (7/6/2015). Ilham mengatakan kewenangan untuk memberikan gelar pahlawan ada pada Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Mengaku sebagai masyarakat biasa dia hanya mengusulkan kepada pemerintah dengan pertimbangan atas jasa-jasa yang telah diberikan Soeharto. "Pa Jokowi dan pa JK saya minta dengan segala kerendahan hati, dengarkan kami anak bangsa, tolong berikan penghargaan kepada almarhum agar kita menghargai jasa beliau," terangnya. Pria asal Sulawesi ini mengajak para pihak yang tidak setuju Seoharto diberi gelar pahlawan nasional untuk mempelajari sejarah dengan baik, sebab menurutnya Soeharto telah mencatatkan sejarah besar bagi proses pembangunan di Indonesia, baik itu pembangunan ekonomi, infrastruktur maupun stabilitas nasional. "Kami anak pembangunan, hasil dari karya besar Soeharto selama 32 tahun memimpin Indonesia ini," kata dia. (Has)





























