Kemenpora - DKR Latih Pemuda Jadi Sineas

Kemenpora - DKR Latih Pemuda Jadi Sineas
Jakarta, Obsessionnews - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) bekerjasama dengan Dewan Kreatif Rakyat (DKR) melatih ratusan pemuda Indonesia menjadi sineas. Pelatihan ini akan berlangsung dari tanggal 8-11 Juni 2015 di Jakarta. DKR menargetkan pelatihan minimal 5000 pemuda dalam kurun waktu 1 tahun ke depan, agar para pemuda dapat menjadi pelaku industri kreatif, khususnya dalam bidang perfilman, animasi dan penulisan. Rilis resmi yang diterima Obsessionnews, Selasa (2/6/2015) menyebutkan Menpora Imam Nahrawi mendukung penuh program ini dan berharap pelatihan-pelatihan DKR dapat berlangsung berkesinambungan, bekerjasama dengan kementerian yang dipimpin pria yang sering dipanggil akrab Cak Imam ini. Tak hanya itu, dengan adanya rencana DKR untuk menyejajarkan pemuda-pemudi Indonesia dan bersaing langsung dengan para sineas asing dalam berbagai festival film berkelas internasional yang diselenggarahkan oleh DKR. Kesempatan ini harus dimanfaatkan oleh sebanyak mungkin oleh pemuda sebagai ajang pembuktian bahwa film Indonesia tidak kalah dengan film asing. Menurut Deputi Pemberdayaan Pemuda Kemenpora Dr. Yuni Poerwanti,  pelatihan-pelatihan yang dilakukan DKR sangat penting dan strategis karena berkenaan langsung dengan praktek nyata, sehingga dapat menyiapkan pemuda-pemudi Indonesia untuk bisa siap pakai dan menjadi sineas-sineas produktif yang berbasis kebudayaan lokal;apalagi ditambah dengan kehadiran Bioskop Rakyat yang dihadirkan oleh DKR. Diharapkan karya anak-anak bangsa ini dapat diputar di seluruh pelosok tanah air. kemenpora2 Penasehat DKR, Lily Wahid juga merasa optimis sistem pelatihan berbasis kerja nyata ini yang akan membangkitkan ekonomi kreatif, terutama di pelosok-pelosok Indonesia;sehingga, tidak mengherankan apabila suatu hari nanti, sineas-sineas terbaik Indonesia justru datang dari daerah-daerah terpencil. Rencananya, sutradara yang juga Penasehat DKR, Damien Dematra akan menggabungkan pelatihan-pelatihan tersebut dengan festival-festival film internasional yang akan berlangsung pada bulan Juni nanti;di antaranya International Film Festival for Environment, Health and Culture, International Film Festival for Family, Public Service, Anti Drugs Abuse & Trafficking, Asia Pacific International Filmmaker Festival & Awards, dan World Film Awards. Ini bertujuan agar para pemuda tersebut dapat langsung belajar bagaimana membuat film pemenang yang berbasis manfaat untuk kemanusiaan, tanpa harus lama-lama mempelajari teori-teori yang kurang relevan. “Sekolah film yang terbaik adalah filmmu yang pertama,” ujarnya mengutip kalimat sutradara terkenal Steven Spielberg. Sementara itu Sekjen DKR, Dedeh Kurniasih, berharap kerja sama Kemenpora dan DKR ini dapat memberi inspirasi, membawa perubahan bagi generasi muda, dan lewat program Training Over Training, para pemuda yang sudah dilatih DKR dapat kembali ke daerah mereka masing-masing untuk melatih ratusan pemuda di daerah mereka berasal, sehingga dampak strategis pelatihan-pelatihan ini akan langsung terasa dalam kurun waktu yang singkat. (Popi Rahim)