Ridwan Kamil Presentasikan BCC di Amerika

Washington, Obsessionnews - Walikota Bandung Ridwan Kamil mempresentasikan Bandung Command Center (BCC) di Amerika Serikat. Mengawali kunjungan kerjanya, Ridwan Kamil dilakukan di Museum Nasional Washington DC Amerika Serikat. Ia memaparkan konsep dan agenda Bandung Smart City, Selasa (2/6/2015). Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, menjelaskan Bandung Smart City dan Kota Bandung mewakili asia bersama 7 Kota didunia lainnya mendirikan Global Smart City dan Community Coalition. Selain Bandung, kota lainnya yang tergabung dalam forum tersebut adalah Amsterdam (Belanda) mewakili Eropa dan Houston (Amerika Serikat) mewakili Amerika.
Pemaparan Wali Kota Bandung yang dilakukan di depan peserta global smart City and Community Coalition di Washington DC mendapat apresiasi sangat baik dari para peserta, mereka menilai belum banyak Kota di Asia yang menerapakan konsep smart city tersebut. Menurut Kang Emil, konsep Smart City melalui Bandung Command Center (BCC) yang dibangunnya dan sudah mulai beroperasi di awal tahun 2015. "Pengambilan keputusan dapat dilakukan secara cepat di BCC, karena data Pemerintahan Kota Bandung sangatlah lengkap disimpan di BCC," ujarnya. [caption id="attachment_42662" align="alignnone" width="640"]
museum nasional Washington DC[/caption] Selain pemaparan, di forum tersebut Kota Bandung juga menampilkan pameran mengenai BCC. Sementara itu Raja Belanda William Alexander berkunjung ke stand BCC dan Emil, memanfaatkan kunjungan Raja William untuk menjelaskan lebih jauh mengenai Bandung Smart City melalui BCC. Usai mendapat penjelasan dari Wali Kota Bandung mengenai BCC, Raja Belanda mengaku menghargai usaha yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Bandung dalam smart city concept dan keterlibatan Kota Bandung dalam Global Smart City dan Community Coalition. Raja William Alexander pun mengungkapkan bahwa Kota Bandung mempunyai peran yang strategis di bidang smart city di kancah global. [caption id="attachment_42663" align="alignnone" width="640"]
Raja William Alexander[/caption] Hasil pertemuan forum global smart city dan Community Coalition tersebut diantaranya adalah pada tahun 2016 diagendakan Kota Bandung mewakili asia menjadi host global smart city and Community Coalition, bersama Amsterdam mewakili Eropa dan Houston mewakili Amerika. Diharapkan Kota Bandung dapat memainkan peran yang lebih strategis kedepan dan dapat menjadi kota penghubung dalam penyebarluasan konsep dan pelaksanaan Smartcity di kawasan Asia. (Dudy Supriyadi)
Pemaparan Wali Kota Bandung yang dilakukan di depan peserta global smart City and Community Coalition di Washington DC mendapat apresiasi sangat baik dari para peserta, mereka menilai belum banyak Kota di Asia yang menerapakan konsep smart city tersebut. Menurut Kang Emil, konsep Smart City melalui Bandung Command Center (BCC) yang dibangunnya dan sudah mulai beroperasi di awal tahun 2015. "Pengambilan keputusan dapat dilakukan secara cepat di BCC, karena data Pemerintahan Kota Bandung sangatlah lengkap disimpan di BCC," ujarnya. [caption id="attachment_42662" align="alignnone" width="640"]
museum nasional Washington DC[/caption] Selain pemaparan, di forum tersebut Kota Bandung juga menampilkan pameran mengenai BCC. Sementara itu Raja Belanda William Alexander berkunjung ke stand BCC dan Emil, memanfaatkan kunjungan Raja William untuk menjelaskan lebih jauh mengenai Bandung Smart City melalui BCC. Usai mendapat penjelasan dari Wali Kota Bandung mengenai BCC, Raja Belanda mengaku menghargai usaha yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Bandung dalam smart city concept dan keterlibatan Kota Bandung dalam Global Smart City dan Community Coalition. Raja William Alexander pun mengungkapkan bahwa Kota Bandung mempunyai peran yang strategis di bidang smart city di kancah global. [caption id="attachment_42663" align="alignnone" width="640"]
Raja William Alexander[/caption] Hasil pertemuan forum global smart city dan Community Coalition tersebut diantaranya adalah pada tahun 2016 diagendakan Kota Bandung mewakili asia menjadi host global smart city and Community Coalition, bersama Amsterdam mewakili Eropa dan Houston mewakili Amerika. Diharapkan Kota Bandung dapat memainkan peran yang lebih strategis kedepan dan dapat menjadi kota penghubung dalam penyebarluasan konsep dan pelaksanaan Smartcity di kawasan Asia. (Dudy Supriyadi) 




























