Naiknya Indeks Pengeluaran Picu Inflasi Mei 2015

Jakarta, Obsessionnews - Peningkatan inflasi pada Mei 2015 mencapai 0,50% dengan indeks harga konsumen (IHK) 119,50. Ini, sebagai akibat dari kenaikan harga yang ditunjukkan melambungnya seluruh indeks kelompok pengeluaran. Berdasarkan data yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS), Senin (21/6), dari 882 kota IHK terdapat 81 kota yang mengalami inflasi dan cuma 1 kota saja yang delfasi. Sementara inflasi tertinggi terjadi di kota Palu, sebesar 2,24% dengan IHK 120,42. Masih menurut BPS, inflasi terendah terjadi di Singkawang sebesar 0,03% dengan IHK 119,28. Sementara deflasi yang terjadi di Pangkal Pinang 0,61% dengan IHK 118,06. Inflasi sendiri, terjadi lantaran kenaikan harga yang ditunjukkan naiknya seluruh indeks kelompok pengeluaran. Bahan makanan mencapai 1,39%, makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau 0,50%, perumahan, air listrik, gas serta bahan bakar 0,20%, sandang 0,23%, pendidikan, rekreasi dan olah raga 0,06%, disusul transportasi, komunikasi, termasuk jasa keuangan 0,20%. Tingkat inflasi di tahun kalender 2015 untuk periode Januari-Mei mencapai 0,42%. Sedangkan tahun ke tahun atau Mei 2015 terhadap Mei 2015 sebesar 7,15%. Komponen inti pada Mei 2015 mengalami inflasi sebesar 0,23%. Sedangkan tingkat inflasi komponen inti tahun kalender 2015 periode Januari - Mei mencapai 1,73%. Dan, tingkat inflasi komponen inti tahun ke tahun pada periode Mei 2015 terhadap Mei 2014, 5,04%. (MBJ)





























