Usai Festival, Kebakaran Kembali Melanda Semarang

Semarang, Obsessionnews – Kebakaran kembali melanda kota Lumpia. Kali ini kompleks pertokoan di jalan Mgr Sugiopranoto, dekat Pasar Bulu, Kota Semarang menjadi korban. Api melalap salah satu toko sepatu yang berlantai tiga di lokasi tersebut. Kejadian terjadi bersamaan dengan ditutupnya Festival Kaligarang yakni sekitar pukul sepuluh malam, Sabtu (30/5/2015). Berdasarkan informasi yang dihimpun obsessionnews.com, kepulan asap diketahui bermula dari lantai 2 toko STAR sekitar pukul 21:30 WIB. Hingga kemudian kobaran merembet ke lantai 3.“Tadi saya waktu mau ke festival sekitar jam setengah sepuluh asapnya udah pada keluar. Jam sepuluh damkar pada datang buat nyiram apinya,” ujar Bowo, warga Manyaran. [caption id="attachment_42223" align="alignnone" width="640"]
Mobil Damkar pun harus mengambil air dari lokasi Tugu Muda agar dapat memadamkan air dengan segera. (Yusuf IH)[/caption] Dari pantauan, lantai dasar toko memang tidak terlihat tanda-tanda terkena kobaran api. Meski demikian, lantai 2 dan lantai 3 nampak habis dilalap si jago merah. Arus listrik disekitar lokasi dimatikan. Belum lagi tempat kejadian dekat dengan area pemukiman padat penduduk dan pasar tradisional. Hal ini membuat beberapa warga setempat berjaga-jaga di kawasan kebakaran. Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Semarang menurunkan sebanyak 5 mobil pemadam. Hal ini sebagai upaya preventif agar api tidak menjalar ke gedung sebelahnya. Begitu juga pihak Kepolisian ikut menjaga keamanan. Tentu saja karena ratusan warga berjubel ingin melihat kebakaran. [caption id="attachment_42225" align="alignnone" width="640"]
Petugaa damkar bersama Palang Merah Indonesia berusaha memadamkan api yang kian membesar. (Yusuf IH)[/caption] Beberapa kali petugas Damkar harus mengambil dari kawasan air mancur Tugu Muda untuk segera memadamkan api. Hingga berita ini diturunkan, jilatan api masih terlihat di lokasi kejadin. (Yusuf IH)
Mobil Damkar pun harus mengambil air dari lokasi Tugu Muda agar dapat memadamkan air dengan segera. (Yusuf IH)[/caption] Dari pantauan, lantai dasar toko memang tidak terlihat tanda-tanda terkena kobaran api. Meski demikian, lantai 2 dan lantai 3 nampak habis dilalap si jago merah. Arus listrik disekitar lokasi dimatikan. Belum lagi tempat kejadian dekat dengan area pemukiman padat penduduk dan pasar tradisional. Hal ini membuat beberapa warga setempat berjaga-jaga di kawasan kebakaran. Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Semarang menurunkan sebanyak 5 mobil pemadam. Hal ini sebagai upaya preventif agar api tidak menjalar ke gedung sebelahnya. Begitu juga pihak Kepolisian ikut menjaga keamanan. Tentu saja karena ratusan warga berjubel ingin melihat kebakaran. [caption id="attachment_42225" align="alignnone" width="640"]
Petugaa damkar bersama Palang Merah Indonesia berusaha memadamkan api yang kian membesar. (Yusuf IH)[/caption] Beberapa kali petugas Damkar harus mengambil dari kawasan air mancur Tugu Muda untuk segera memadamkan api. Hingga berita ini diturunkan, jilatan api masih terlihat di lokasi kejadin. (Yusuf IH) 




























