Presiden FIFA Bakal Terdepak, UEFA Jagokan Pangeran Ali

Zurich - Presiden UEFA, Michel Platini mengklaim bahwa mayoritas anggotanya akan memberikan dukungan pada Pangeran Ali Bin Al Hussein dalam bursa pemilihan presiden baru FIFA. Platini memprediksi mayoritas anggotanya akan memberikan suara kepada Pangeran Ali yang bersaing dengan Sepp Blatter dalam pemilihan presiden FIFA. Hal tersebut dinyatakan Platini dalam konferensi pers yang berlangsung di Zurich, di mana ia memperkirakan 50 dari 53 anggotanya akan memberikan suara kepada Pangeran Ali, yang merupakan satu-satunya pesaing Sepp Blatter. Meski ada rumor mengenai UEFA yang akan melakukan boikot menyusul insiden dugaan korupsi FIFA, pimpinan eksekutif Federasi Sepakbola Irlandia (FAI), John Delaney menegaskan UEFA tidak akan mengambil langkah tersebut. "Saya merasa terpukul. Sebagai orang yang bekerja bersama FIFA dalam beberapa tahun terakhir, saya benar-benar terpukul," tutur Platini seperti dikutip BBC Sport. "Mayoritas besar asosiasi sepakbola Eropa akan mendukung langkah Pangeran Ali. Saya pikir dari Eropa akan bisa memberikan banyak suara untuknya. Saya berharap sepenuhnya 53 suara, namun paling tidak 45-46 jika saya percaya semuanya." Blatter, yang memimpin rapat darurat FIFA, sebelumnya menolak saran Platini yang meminta agar dirinya turun dari kedudukannya sebagai presiden FIFA saat ini. [caption id="attachment_41892" align="alignnone" width="640"]
Sepp Blatter masih akan mencalonkan diri sebagai presiden FIFA untuk masa jabatan yang kelima. (goal.com)[/caption] Blatter Tolak Mundur Presiden FIFA Sepp Blatter menolak mengundurkan diri, seperti diserukan oleh Presiden UEFA, Michel Platini. Di tengah dakwaan korupsi atas tujuh pejabat FIFA, Blatter menggelar rapat darurat Kamis 28 Mei namun tidak diketahui hasilnya. Usai rapat, pria berusia 79 tahun itu bertemu empat mata dengan Platini, yang meminta agar dia mengundurkan diri. Menurut Platini, seruan itu disampaikan seperti kepada teman namun orang nomor satu FIFA itu mengatakan 'sudah terlalu terlambat' untuk mundur. FIFA rencananya akan menggelar pemilihan presiden baru pada Jumat 29 Mei, dengan dua calon yaitu Sepp Blatter -untuk masa jabatan yang kelima- dan Pangeran Ali bin al-Hussein dari Yordania. Menurut Platini, krisis terbaru yang melanda FIFA ini 'benar-benar memuakkan' dan 'orang berpendapat sudah cukup'. (goal.com)
Sepp Blatter masih akan mencalonkan diri sebagai presiden FIFA untuk masa jabatan yang kelima. (goal.com)[/caption] Blatter Tolak Mundur Presiden FIFA Sepp Blatter menolak mengundurkan diri, seperti diserukan oleh Presiden UEFA, Michel Platini. Di tengah dakwaan korupsi atas tujuh pejabat FIFA, Blatter menggelar rapat darurat Kamis 28 Mei namun tidak diketahui hasilnya. Usai rapat, pria berusia 79 tahun itu bertemu empat mata dengan Platini, yang meminta agar dia mengundurkan diri. Menurut Platini, seruan itu disampaikan seperti kepada teman namun orang nomor satu FIFA itu mengatakan 'sudah terlalu terlambat' untuk mundur. FIFA rencananya akan menggelar pemilihan presiden baru pada Jumat 29 Mei, dengan dua calon yaitu Sepp Blatter -untuk masa jabatan yang kelima- dan Pangeran Ali bin al-Hussein dari Yordania. Menurut Platini, krisis terbaru yang melanda FIFA ini 'benar-benar memuakkan' dan 'orang berpendapat sudah cukup'. (goal.com)




























