Ruhut Curigai Isu Beras Plastik untuk 'Gulingkan' Menteri Pertanian

Ruhut Curigai Isu Beras Plastik untuk 'Gulingkan' Menteri Pertanian
Jakarta, Obsessionnews - Anggota Komisi III DPR RI Ruhut Sitompul mencurigai di balik ramainya pemberitaan mengenai beras plastik, jangan-jangan ada isu lain yang sebenarnya ingin dialihkan oleh pihak-pihak tertentu untuk mengkoreksi kembali kinerja pemerintah. "Jangan terjebak pada hal-hal yang seolah-olah wah, bisa jadi itu pengalihan isu," ujar Ruhut di DPR, Selasa (26/5/2015). Ruhut yakin, persoalan tersebut merupakan pengalihan isu yang sengaja dialihkan disaat maraknya wacana perombakan kabinet kerja Presiden Joko Widodo. Dimana, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman disebut-sebut sebagai salah satu menteri yang akan dicopot oleh Jokowi. "Ya bisa jadi dialihkan ke Menteri Pertanian, ini kan hangat-hangatnya soal reshuffel," jelas Ruhut. Dengan adanya isu tersebut, bisa jadi Menpan kerjanya lebih serius untuk memberdayakan lagi lahan pertanian padi, agar tidak terpaku pada beras impor, dan terciptanya kemandirian dan ketahanan pangan Indonesia. Tentunya kata Ruhut melalui kerjasama dengan kementerian terkait. Namun, tetap menurut Ruhut kasus tersebut harus diungkap secara menyeluruh dan proses secara hukum. Sebab, dampak dari beras plastik akan membahayakan bagi kesehatan. Kemudian, juga akan merusak daya beli masyarakat terhadap para pedagang beras. "Ya tetap diproses secara hukum, ini kan merusak namanya," tandas Ruhut. Sebelumnya, pengurus DPD PDI Perjuangan Sulawesi Selatan membenarkan adanya kabar tentang perubahan susunan kabinet dalam kabinet kerja Presiden dan Wakilnya Jokowi - Jusuf Kalla yang menyebut akan menganti Amran Sulaiman dengan kadernya. ‎Dan kasus beras muncul bertepatan dengan isu tersebut. (Albar)