KUR Mulai Diluncurkan, Menkop Usulkan Suka Bunga dari Subsidi

Jakarta, Obsessionnews - Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga mengusulkan agar pemerintah menurunkan suku bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) lebih rendah dari 21 persen. Penurunan suku bunga diusulkan Menkop melalui subsidi pemerintah. "Saya lapor (presiden) juga minta bunga KUR 21 persen diturunkan lagi dengan subsidi bunga dari pemerintah, semoga diturunkan," ujar Menkop Puspayoga saat acara peluncuran KUR di kantornya, Jakarta, Selasa (26/5/2015). Pemerintah memutuskan kembali melanjutkan program KUR setelah melewati tahapan evaluasi. Suka bunga yang baru disepakati yakni 21 persen atau turun 1 persen dari sebelumnya. Keputusan itu dibuat bersama antara Kemenkop, Bank pelaksana dan Kemenko Perekonomian. "Dalam kesempatan ini saya ingin sampaikan bahwa KUR yang selama ini ditunggu pekasanannya kemarin 25 Mei itu sudah mulai bahwa peluncuran KUR sudah mulai dengan skema baru," kata Puspayoga. Dalam skema baru tersebut disepakati pula untuk plafond pinjaman KUR Mikro maksimal Rp25 bisa juta tanpa agunan. Dengan cakupan pinjaman untuk sektor prioritas seperti pertanian, industri kecil dan perikanan sebesar 80 persen, sedangkan sektor non prioritas sebesar 20 persen. "Kalau ada yang meminta dengan agunan mengikat sebaiknya dilaporkan saja," terangnya. Setelah resmi diluncurkan, Menkop Puspayoga meminta jajarannya dan para kepala dinas untuk segera mensosialisasi skema baru KUR tersebut ke seluruh daerah agar dapat diketahui semua pihak. Dia berharap sektor UKM bisa merasakan manfaat dari salah satu program pemerintah tersebut. "Dan ini sekali lagi secara resmi sudah diluncurkan saya minta terus disolisasikan di seluruh Indonesia para kadis, KUR yang ditunggu sudah bisa dijalankan," kata Menkop. (Has)





























