Ironis, Harga Pangan Selalu Melonjak

Ironis, Harga Pangan Selalu Melonjak
Jakarta, Obsessionnews - Setiap kali menjelang bulan Ramadhan, Idul Fitri atau Natal, harga berbagai kebutuhan pokok selalu saja meningkat tajam. Kadang-kadang, kenaikannya diiringi stok yang kosong. Prof Dr Dwi Andreas Santoso, guru besar Institut Pertanian Bogor (IPB) mengatakan bahwa ranah pangan Indonesia sudah masuk ke dalam ambang kritis. Dan, pemerintah baik terdahulu maupun sekarang tidak mampu menghadapi kondisi tersebut. "Harus diingat, yang pegang stok itu bukan pemerintah. 90 persen lebih dipegang pedagang," kata Prof Dwi kepada obsessionnews.com usai diskusi Pangan Kita yang diselenggarakan Radio Republik Indonesia (RRI) di Jakarta, Senin (25/5). Lebih ironis lagi, ketika harga pangan seperti beras meningkat sangat tajam menjelang hari besar, namun pendapatan petani malah menurun cukup anjlok. Akhirnya, kesejahteraan petani terabaikan dan semua upaya yang dilakukan pemerintah menjadi sia-sia. "Dan itu nampak dalam sepuluh tahun terakhir," kata Dwi. (MBJ)