PHRI Ingin Bertemu RK, CFN Dinilai Rugikan Hotel

Bandung, Obsessionnews - Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jawa Barat (Jabar) ingin bertemu Walikota Bandung Ridwan Kamil (RK). Tujuannya, menurut Ketua PHRI Jabar Herman Muchtar, terkait digelarnya ujicoba Car Free Night (CFN) dan Car Free Day (CFD), Sabtu dan Minggu (16-17/5) yang dianggap merugikan sejumlah hotel yang berada di kawasan jalan Asia Afrika Bandung. Pasalnya, Jalan Asia Afrika merupakan ruas jalan yang digunakan uji coba CFN dan CFD, di kawasan tersebut sejumlah hotel dan restoran berada. "Saya ingin duduk berdiskusi bersama pa Walikota Bandung untuk membicarakan hal ini," ujar Herman, Senin (18/5). Ketua PHRI Jabar mengklaim kalau selama digelarnya acara tersebut banyak hotel dan restoran sepi, karena para tamu dari luar kota Bandung tidak dapat melintasi kawasan tersebut dan tidak bisa mengunjungi hotel untuk menginap. Menurut Herman, penurunan jumlah kunjungan hotel tersebut diperkirakan mencapai 50 persen. Herman mengakui jika acara tersebut sudah bagus, namun perlu berkoordinasi dengan pihak pengusaha perhotelan dan restoran agar ada persiapan serta langkah yang dapat diambil. Senada pula, Anggota Komisi B DPRD Kota Bandung, Aan Andi Purnama, mengakui jika terobosan yang dilakukan Kang Emil merupakan jurus yang jitu untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah, seperti pemberdayaan para warga yang berwirausaha kuliner serta mendatangkan para wisatawan. Namun pihaknya menyesalkan tidak adanya persiapan yang matang atas kegiatan tersebut. [caption id="attachment_39754" align="alignnone" width="480"]
Aan Andi Purnama[/caption] Andi menegaskan, pihaknya memberikan masukan kepada Pemerintah Kota Bandung atas persiapan yang harus dilakukan dalam rangka uji coba CFN dan CFD tersebut diantaranya tenaga pengamanan yang harus banyak atau minimal bisa mengatasi ribuan pengunjung yang datang, keberadaan tempat sampah yang harus memadai, kantong-kantong parkir yang luas yang harus dipersiapkan serta lokasi atau tempatnya tidak digelar di tempat yang bersejarah seperti dikawasan Asia Afrika. Menurutnya, apabila digelar di kawasan Gasibu atau sepanjang jalan Diponegoro, maka akan lebih baik lagi. "Kita juga menerima masukan dari masyarakat sebagai evaluasi terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut," papar Andi. Ia menjelaskan, banyaknya kritik dan masukan dari warga sebagai ciri, bahwa mereka cinta terhadap kotanya dan peduli terhadap kegiatan yang diusung Pemerintah kota Bandung. "Sekali lagi bukan berarti kita mencegah adanya kegiatan yang diinginkan masyarakat, namun perlu dipersiapkan lebih matang agar hasilnya lebih baik," imbuhnya. Andi juga berharap, kegiatan yang akan berlangsung selama dua minggu sekali tersebut memiliki konsep yang jelas, sehingga semuanya merasa diuntungkan dan dibahagiakan sesuai dengan tujuan CFN dan CFD sebagai arena peningkatan taraf Happines warga Kota Bandung yang didalamnya akan meningkatkan ekonomi rakyat, pariwisata dan bernilai positif dimata dunia. (Dudy Supriyadi)
Aan Andi Purnama[/caption] Andi menegaskan, pihaknya memberikan masukan kepada Pemerintah Kota Bandung atas persiapan yang harus dilakukan dalam rangka uji coba CFN dan CFD tersebut diantaranya tenaga pengamanan yang harus banyak atau minimal bisa mengatasi ribuan pengunjung yang datang, keberadaan tempat sampah yang harus memadai, kantong-kantong parkir yang luas yang harus dipersiapkan serta lokasi atau tempatnya tidak digelar di tempat yang bersejarah seperti dikawasan Asia Afrika. Menurutnya, apabila digelar di kawasan Gasibu atau sepanjang jalan Diponegoro, maka akan lebih baik lagi. "Kita juga menerima masukan dari masyarakat sebagai evaluasi terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut," papar Andi. Ia menjelaskan, banyaknya kritik dan masukan dari warga sebagai ciri, bahwa mereka cinta terhadap kotanya dan peduli terhadap kegiatan yang diusung Pemerintah kota Bandung. "Sekali lagi bukan berarti kita mencegah adanya kegiatan yang diinginkan masyarakat, namun perlu dipersiapkan lebih matang agar hasilnya lebih baik," imbuhnya. Andi juga berharap, kegiatan yang akan berlangsung selama dua minggu sekali tersebut memiliki konsep yang jelas, sehingga semuanya merasa diuntungkan dan dibahagiakan sesuai dengan tujuan CFN dan CFD sebagai arena peningkatan taraf Happines warga Kota Bandung yang didalamnya akan meningkatkan ekonomi rakyat, pariwisata dan bernilai positif dimata dunia. (Dudy Supriyadi)




























