'Ahok Surabaya’ Siap Tandingi Risma

'Ahok Surabaya’ Siap Tandingi Risma
Surabaya, Obsessionnews - Ketua Kesehatan Indonesia Raya (Kesira) Jawa Timur (Jatim) yang juga akrab dipanggil 'Ahok Surabaya', dr Benyamin Kristianto MARS, mendaftar sebagai bakal calon walikota (bacali) Surabaya dari Partai Gerindra. Pendaftaran langsung diterima langsung oleh DPC Partai Gerindra Surabaya BF Sutadi, serta pengurus DPC lainnya. Dalam pendaftaran tersebut, pria yang juga anggota Komisi E DPRD Jatim tersebut ditemani oleh pengurus Kesira, Perempuan Indonesia Raya (PIRA), dan Kristen Indonesia Raya (KIRA). (Baca: ‘Ahok Surabaya’ Usulkan Lokalisasi Dihidupkan Kembali) 'Ahok Surabaya' ini siap melawan Walikota Surabaya incumbent Tri Rismaharini yang akrab dipanggil Risma. Meskipun elektabilitas Risma yang saat ini bisa dibilang belum ada tandingannya, pihaknya mengaku sangat optimis mampu membangun massanya. (Baca: Risma Kembali Diusung DPP PDI-P) "Saya lihat, salah satu kelemahan bangsa kita, masih terpengaruh pencitraan. Bukan hanya di kota, tapi juga nasional. Kalau masyarakat mampu berpikir secara luas, maka mereka akan merasakan, selama ini apa yang sudah mereka terima?" katanya di Surabaya, Minggu (17/5/2015). Benyamin maju sebagai bacawali Surabaya karena prihatin masih banyaknya pengangguran. Pemuda yang lulus sekolah atau kuliah masih banyak yang tidak mendapatkan pekerjaan. Dengan banyaknya angka pengangguran tentunya akan berdampak pada kemiskinan. "Seharusnya tidak hanya mengurusi taman saja, dan pembangunan saja. Tetapi harus juga memperhatikan bagaimana bisa menciptakan lapangan pekerjaan yang layak.Perlu ada pembentukan generasi-generasi yang mumpuni, dan cerdas," kata Benyamin. Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Jatim bidang Kesehatan dan Lingkungan tersebut juga berkomitmen memberantas narkoba yang saat ini marak beredar di masyarakat. Mengingat peredaran narkoba terutama di kalangan anak muda dapat merusak masa depan bangsa. ‘Ahok Surabaya’ menilai pekerjaan dan kesejahteraan yang sudah diberikan pemerintah kepada masyarakat masih kurang. "Kalau masyarakat berpikir, kota besar seperti Surabaya tidak bisa hanya dipimpin dengan orang yang hanya sebatas membangun taman-taman indah, tapi harus bisa menciptakan generasi-generasi baru yang cerdas dan sejahtera," tegasnya Sementara itu Ketua DPC Partai Gerindra Surabaya BF Sutadi mengatakan, saat ini yang sudah mendaftar ke DPC Gerindra sudah ada enam orang, yakni Ketua DPC Persatuan Tionghoa Indonesia Raya (Petir) Gerindra Surabaya Antony Bachtiar, Pimpinan Media Memorandum Sukoto, Ketua KONI Jatim Dhimam Abror, Basa Alim Tualeka (pengusaha), dan Dewan Penasehat laskar Garuda Surabaya Bambang Koesbiantoro. DPC memberi batas waktu pendaftaran dan pengembalian formulir maksimal Senin (18/5) besok pukul 16.00 WIB. Menurut Sutadi, Partai Gerindra memiliki lima kursi di DPRD Surabaya, dan akan berkoalisi dengan partai-parti besar, seperti Golkar, PKS, PAN, Nasdem dan PKB. (Baca: Tandingi Risma, PKB Usung Dhani – Arzetti) "Kita siap (bersaing). Ada enam partai yang akan membentuk koalisi mengusung calon yang akan bersaing dengan calon incumbent. Dalam koalisi ini, kita sepakat akan mengusung calon wali kota dari partai mana, dan wakilnya dari partai mana. Yang jelas kita proyeksikan dua calon, yaitu wali kota dan wakil wali kota,"paparnya. Gerindra akan menyiapkan tiga plan yang untuk menantang Risma. Karena PDIP nampaknya akan mengusung kembali Risma. Sutadi memprediksi Pilwali bisa dua putaran. Untuk itu, Gerindra siapkan strategi-strategi khusus untuk mengimbangi Risma. (Adi)