Almarhum Didi Petet di Mata Komar 'Preman Pensiun'

Bandung, Obsessionnews - "Saya sangat kaget bercampur sedih, tadi pagi saya menerima broadcast, bahwa kang Didi meninggal," ujar pensiunan preman Bandung, Komar, sambil menangis, Jumat (15/5). Menurutnya, sosok Didi Petet merupakan guru bagi dirinya. Komar mengakui, sosok almarhum Didi Widjatmoko atau Didi Petet tidak pernah marah dan tidak pernah sekalipun menggerutu apabila dirinya salah dalam berakting, makanya saya hormat pada beliau. Sosok aktor kawakan sahabat Dedi Mizwar ini menurut Komar tidak ada duanya bahkan seluruh sahabat dan teman-temannya di Bandung sebagai tempat lama tinggal menyebut Didi sebagai guru dan sahabat ketika semuanya dirundung masalah. "Beliau ini tempat curhat dan berbagi ilmu ketika kami pemain yunior," ujar pria yang kerapkali menangis saat berakting. Komar pun meminta maaf kepada Almarhum jika dalam berbagai adegan di sinetronnya tersebut banyak kesalahan yang dilakukan, sekaligus memintakan maaf kepada para pecinta kang Didi Petet. [caption id="attachment_39007" align="alignnone" width="235"]
Komar[/caption] [caption id="attachment_39008" align="alignnone" width="235"]
Komar[/caption] Sebagaimana diketahui, salah satu aktor senior Indonesia Didi Petet telah meninggal pagi ini Jumat (15/5) diusinya yang ke 58 tahun. Pria kelahiran Surabaya 12 Juli 1956 dikabarkan mengidap penyakit lambung, aktor dan sutradara segala bisa ini terakhir memerankan Bahar pada sinetron Preman Pensiun setelah dulu almarhum terkenal dalam Si Kabayan. Sebelumnya almarhum Didi Petet berobat ke Milan Italia dan hingga pagi ini rumah beliau di kawasan Bambu Apus No. 76, Kedaung Ciputat Sasak Tinggi, Tangerang Selatan ramai di kunjungi keluarga dan kerabat almarhum. Beberapa prestasi yang pernah diperoleh almarhum Didi Petet - Aktor Pembantu Terbaik, Piala Citra FFI 1988 (Cinta Anak Jaman) - Aktor Terpuji Festival Film Bandung (FFB) 1988 (Catatan si Boy) - Aktor Terpuji FFB 1989 (Gema Kampus 66) - Aktor Terpuji FFB 1994 (Si Kabayan Cari Jodoh) - Lifetime Achievement MTV Indonesia Movie Award 2004 - Nominasi Piala Citra 1990, Aktor Utama (Joe Turun Ke Desa) - Nominasi Piala Citra 1991, Aktor Utama (Boneka dari Indiana) - Nominasi Piala Citra 2004, Aktor Pembantu (Pasir Berbisik) - Nominasi Indonesian Movie Award 2010, Aktor Utama (Jermal) - Nominasi Piala Vidia 2011, Aktor Pembantu (Bakpao Pingping) - Nominasi Pemeran Pendukung Pria Terbaik Festival Film Indonesia tahun 2013. (Dudy Supriyadi)
Komar[/caption] [caption id="attachment_39008" align="alignnone" width="235"]
Komar[/caption] Sebagaimana diketahui, salah satu aktor senior Indonesia Didi Petet telah meninggal pagi ini Jumat (15/5) diusinya yang ke 58 tahun. Pria kelahiran Surabaya 12 Juli 1956 dikabarkan mengidap penyakit lambung, aktor dan sutradara segala bisa ini terakhir memerankan Bahar pada sinetron Preman Pensiun setelah dulu almarhum terkenal dalam Si Kabayan. Sebelumnya almarhum Didi Petet berobat ke Milan Italia dan hingga pagi ini rumah beliau di kawasan Bambu Apus No. 76, Kedaung Ciputat Sasak Tinggi, Tangerang Selatan ramai di kunjungi keluarga dan kerabat almarhum. Beberapa prestasi yang pernah diperoleh almarhum Didi Petet - Aktor Pembantu Terbaik, Piala Citra FFI 1988 (Cinta Anak Jaman) - Aktor Terpuji Festival Film Bandung (FFB) 1988 (Catatan si Boy) - Aktor Terpuji FFB 1989 (Gema Kampus 66) - Aktor Terpuji FFB 1994 (Si Kabayan Cari Jodoh) - Lifetime Achievement MTV Indonesia Movie Award 2004 - Nominasi Piala Citra 1990, Aktor Utama (Joe Turun Ke Desa) - Nominasi Piala Citra 1991, Aktor Utama (Boneka dari Indiana) - Nominasi Piala Citra 2004, Aktor Pembantu (Pasir Berbisik) - Nominasi Indonesian Movie Award 2010, Aktor Utama (Jermal) - Nominasi Piala Vidia 2011, Aktor Pembantu (Bakpao Pingping) - Nominasi Pemeran Pendukung Pria Terbaik Festival Film Indonesia tahun 2013. (Dudy Supriyadi) 




























