Audit Terhadap Petral Harus Menyeluruh

Jakarta, Obsessionnews - Kalau memang Petral merupakan sarang penyamun, berapa kerugian yang diderita negara akibat ulah mafia dan apa saja yang sudah dilakukan untuk memberantasnya ? Kecurigaan serta tuduhan Petral jadi sarang mafia memang bukan kali ini saja muncul. Bertahun-tahun lamanya, tudingan miring selalu dialamatkan ke anak perusahaan milik PT Pertamina tersebut. Bahkan, pada periode 2004-2009 lalu, DPR RI pun sempat membentuk panitia khusus guna menelisik kebenaran dugaan itu. Tapi apa hasilnya ? "Tindak lanjutnya tidak jelas. Maka, kemungkinan adanya penyelewengan jadi makin besar," kata Pengamat Pertambangan Marwan Batubara kepada Obsessionnews.com melalui sambungan telepon pada Kamis (14/5) siang. Secara pribadi, Marwan mendukung penuh keputusan pemerintah membubarkan Petral. Namun terkait audit investigasi yang bakal segera digelar sebelum melikuidasi pada April 2016 mendatang, jangan cuma dibatasi di tahun 2014 saja. "Kenapa kok cuma dibatasi di 2014 saja ? Tidak ditarik mundur ke tahun-tahun sebelumnya," kata Marwan. Menurut dia, jika memang audit investigasi benar-benar mau dilakukan, sebaiknya juga diperiksa kinerja Petral sejak awal berdiri pada 1969. Tujuannya, menunjukkan komitmen dalam memberangus penyamun minyak. "Tak perlu dibatasi," tegas Marwan. (MBJ)





























