Ambisi Besar Real Madrid Singkirkan Juventus

Ambisi Besar Real Madrid Singkirkan Juventus
Madrid - Apapun bisa terjadi di dunia sepak bola. Kalah dalam pertandingan di leg pertama, belum tentu kalah juga dalam pertandingan di leg kedua. Keyakinan itulah yang menghiasi para pemain Real Madrid yang akan menjamu Juventus dalam pertandingan semifinal Liga Champions leg kedua di Santiago Bernabeu Rabu (13/5) malam waktu setempat atau Kamis (14/5) dini hari WIB. Pertandingan ini akan disiarkan langsung oleh SCTV pukul 01.45 WIB.  (Baca: Juventus Jungkirkan Real Madrid) [caption id="attachment_34110" align="alignleft" width="300"]Juventus Juventus[/caption] Pada pertandingan leg pertama di Juventus Stadium, Torino, Italia, pekan lalu Selasa (5/5) waktu setempat atau Rabu (6/5) dini hari WIB, Real Madrid menelan kekalahan 1-2. Pada pertandingan leg kedua Real Madrid dituntut untuk memperoleh kemenangan dengan selisih satu gol agar dapat lolos ke final. Di final telah menunggu Barcelona yang mengalahkan Bayern Muenchen dengan agregat 5-3. Pertandingan puncak antar klub se-Eropa itu akan dihelat di Berlin, Jerman, 6 Juni mendatang. Di hadapan para pendukungnya sendiri Real Madrid tentu akan bermain habis-habisan. Christiano Ronaldo dan kawan-kawan dituntut mengeluarkan permainan terbaiknya untuk mengalahkan jagoan Italia tersebut. Sebagai juara bertahan Liga Champions, tentu Real Madrid tak mau kehilangan muka di depan para pendukungnya sendiri. Real berambisi besar menyingkirkan Juventus Dalam sejarah Liga Champions (sebelumnya bernama Piala Eropa) Real Madrid merupakan klub yang terbanyak meraih juara, yakni 10 kali juara. Prestasi manis diukir pertama kali pada 1956. Kemudian secara beruntun menjadi juara pada 1957, 1958, 1959, dan 1960. Real Madrid kembali menjuarai Liga Champions pada 1966, 1998, 2000, dan 2002. Pada musim 2013-2014 Real Madrid merekrut pelatih asal Italia, Carlo Ancelotti, yang menggantikan Jose Mourinho. Sebelunya Ancelotti pernah menjadi pelatih Juventus. Di bawah polesan Ancelotti, Real Madrid sukses meraih gelar juara Liga Champions untuk yang kesepuluh kalinya pada 2014. Sementara itu Juventus baru dua kali menjadi juara Liga Champions, yakni tahun 1985 dan 1996. Carlos Teves dan kawan-kawan bertekad mempermalukan Real Madrid dalam pertandingan leg kedua ini. Sudah terlalu lama klub yang dijuluki ‘Nyonya Besar’ ini tak menikmati final dan menjadi juara Liga Champions. (arh)