SBY Mewajibkan Kepala Daerah Loyal kepada Presiden

SBY Mewajibkan Kepala Daerah Loyal kepada Presiden
Surabaya, Obsessionnews - Kehadiran Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam Kongres IV Partai Demokrat (PD) di Surabaya, Jawa Timur, Selasa (12/5/2015) menjadi berkah tersendiri untuk pemerintahan Jokowi - JK. Ketua Umum PD Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memberi hadiah khusus kepada Jokowi, yakni mewajibkan bagi para gubernur dan walikota yang berasal dari PD untuk loyal kepada Presiden Jokowi . Selain itu, SBY juga memerintahkan agar menbantu penuh dalam mengembang tugas pemerintah, dan mendukung penuh kebijakan yang tepat dan sesuai harapan rakyat. "Namun kami akan memberi kritikan terhadap kebijakan yang tidak tepat. Ini merupakan bentuk kecintaan pada pemerintahan dan demi menyejahterakan rakyat Indonesia,” ujar SBY dalam pidato sambutannya pembukaan kongres. Meski saat ini rakyat Indonesia sedang ditimpa banyak masalah dari segi ekonomi, PD yakin pemerintah akan mampu menghadapi persoalan semua ini. PD optimis dengan tanggung jawab dan kesungguhan pemerintah dalam menyelesaikannya, maka dengan cepat dan tepat ekonomi dapat dipulihkan kembali dan ditingkatkan Saat ini PD tidak berada diposisi pemerintahan, namun partai berlambang mercy tersebut berjanji akan tetap memberikan kontribusi bagi keberhasilan pemerintahan. “Sebagai kekuatan penyeimbang, tidak masuk KIH dan KMP. Partai Demokrat siap menjadi bagian dari solusi,” urainya SBY memastikan partainya turut aktif dalam rangka pembangunan bangsa, karena saat ini Indonesia menghadapi tantangan yang semakin berat. Indonesia berada dalam transformasi besar menjadi negara maju di abad 21 sehingga selanjutnya bisa menjadi negara yang kuat. SBY meminta restu agar Kongres IV PD dapat berlangsung dengan aman,tertib dan lancar sesuai tatanan hukum dan nilai demokrasi. “Partai Demokrat ingin berpolitik secara baik-baik dan menyelenggarakan kongres dengan baik-baik," tegasnya Dalam kongres Selasa (12/5) malam, selain dihadiri Presiden Jokowi juga dihadiri tokoh partai politik seperti Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, Ketua Umum PPP versi muktamar Surabaya Romahurmuzy, Ketua Umum PKPI Sutiyoso,Ketua Umum Hanura Wiranto, Ketua Umum Golkar versi Munas Ancol Agung Laksono, Ketua Umum PAN yang juga Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan , Ketua DPD RI Irman Gusman, dan Menkopolhukam Tedjo Edhie. (Adi)