Pemprov Jateng Kucurkan 9 Miliar Revitalisasi Pasar Johar

Pemprov Jateng Kucurkan 9 Miliar Revitalisasi Pasar Johar
Semarang, Obsessionnews – Bencana yang dialami kompleks perdagangan Pasar Johar menjadi kado Ulang Tahun pahit bagi Kota Semarang. Melihat kondisi tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Gubernur, Ganjar Pranowo telah merencanakan pembangunan Pasar Johar dengan anggaran Rp 9 miliar. Pihaknya menyatakan pemerintah provinsi akan terlibat langsung dengan membangun ulang Pasar Johar secara permanen. “Kemarin waktu Pasar Klewer, Solo terbakar. Kita dari Pemprov memberikan bantuan sebesar Rp 9 miliar. Jadi, untuk Pasar Johar sendiri bisa dipastikan jumlahnya lebih dari itu,” kata Ganjar, Senin (11/5/2015). Pasar-Johar4 Bantuan tersebut sedianya diambil dari dana tidak terduga yang telah disediakan oleh Pemprov Jateng untuk membantu musibah yang menimpa hangusnya Pasar Johar dan Yaki Permai. Sembari menunggu dana bantuan turun, Ganjar memastikan terus berkoordinasi dengan Pemkot Semarang terkait penyediaan pasar sementara sebelum pasar darurat didirikan. “Hari ini sudah dihitung dan harapannya laporan bisa langsung masuk ke saya. Untuk itu, kami dan pak Hendi akan menyiapkan format pasar sementara. Kami juga meminta hitungan dengan pak Hendi untuk pasar sementara dan jumlahnya berapa,” imbuhnya. Tak hanya itu, bantuan juga datang dari pemerintah pusat yang dinyatakan anggota DPD RI perwakilan Jawa Tengah, Bambang Sadono ketika datang berkunjung. “Kami sudah berdiskusi dengan bidang Keuangan dan APBN, untuk pembangunan Pasa Johar sepertinya akan dibangung kembali tapi menggunakan dana dari APBN,” terang Bambang. Pasar-Johar1 Bambang juga menegaskan agar DPRD Kota dan Provinsi supaya lebih memprioritaskan pembangunan pasar lantaran hal itu menyangkut taraf hidup masyarakat banyak. “Kemarin saya lihat dan berdiskusi kalau pasar Johar jangan hanya mengutamakan pembangunan saja. Tapi bagaimana membantu para pedagang dengan memberikan modal bagi mereka. Banyak dari mereka mengeluh barang dagangannya habis terbakar. Ini juga tidak boleh terlewatkan,” jelasnya. Maka dari itu,dirinya telah berdiskusi dengan Gubernur Jateng untuk menemukan solusi apabila pedagang yang tidak mempunyai asuransi dapat memiliki modal kembali. “Alhamdulillah, tadi pagi bisa ketemu sama Pak Menteri Perdagangan dan sempat berdiskusi salah satunya solusi mencari modal bagi pedagang karena tidak semua pedagang mengasuransikan. Sehingga hal ini perlu kita cari dan bagaimana konsep penguatannya,” tutupnya. (Yusuf IH)