Jumat, 22 Oktober 21

Rayakan HPN, Arif Sugiyanto: Pers Harus Tetap Beritakan Corona

Rayakan HPN, Arif Sugiyanto: Pers Harus Tetap Beritakan Corona
* Pengurus PWI Kebumen memberikan penghargaan kepada Wakil Bupati Kebumen Arif Sugiyanto. (Foto: Albar)

Kebumen, Obsessionnews.com – Wakil Bupati Kebumen Arif Sugiyanto menyampaikan selamat atas perayaan Hari Pers Nasional (HPN) 2021. Sebagai pilar demokrasi keberadaan pers akan selalu dibutuhkan masyarakat dalam menyuarakan aspirasi publik. Karena itu HPN penting untuk diperingati setiap tahunnya.

“Saya ucapkan selamat untuk HPN 2021, semoga insan pers selalu memberikan pemberitaan yang akurat, dan terpercaya untuk masyarakat,” ujar Arif usai mengahdiri acara Hut HPN 2021 secara virtual seluruh Indonesia yang juga diikuti oleh Presiden Joko Widodo, di Kebumen, Selasa (9/2/2021).

Di Kebumen sendiri kata Arif, aktivitas pers sangat baik, dan berimbang. Bahkan kata dia, insan pers bisa menjadi modal utama dalam proses pembangunan di Kebumen. Sebab, tanpa kontrol yang baik dari media, maka program-program pemerintah tidak bisa berjalan efektif dan tersampaikan dengan jelas kepada masyarakat.

“Jadi ke depan kerjasama antara Pemda dan insan pers harus dikuatkan. Karena insan pers adalah bagian dari mitra kami,” ucap Arif yang telah ditetapkan sebagai bupati Kebumen terpilih.

Arif juga menyinggung soal rumah balai wartawan yang berada di pojok alun-alun sisi barat utara. Kondisinya kata Arif, memang perlu banyak yang diperbaiki, dan dibenahi sejumlah fasilitas. Sehingga para insan pers ini bisa bekerja dengan nyaman dan aman.

“Kita tahu sampai sekarang gedung pers sampai sekarang masih di pojokan. Saya juga sudah pernah ke sana, dan alhamdulillah kursinya sudah pecah-pecah,” ujar Arif yang disambut tawa oleh para awak media.

“Perlu diganti gedungya,” tambah Arif.

Menyinggung tema HPN Bangkit dari Pandemi, Arif meminta pers agar tidak perlu takut memberitakan perkembangan kasus corona, meski masyarakat banyak yang melontarkan kritik agar pers tidak lagi memberitakan pandemi. Menurut Arif, pandemi corona ini harus tetap diberitakan karena ini penting untuk kewaspadaan.

“Berita tentang covid tetap dilanjutkan, berikan kabar atau berita yang sebanar-benarnya. Misalnya ada kematian, maka diberitakan bahwa angka kematian naik. Ini tujuannya untuk menjaga bukan untuk menakuti-manakuti. Justru kalau ditutup-tutupi maka akan bahaya dan merugikan masyarakat sendiri,” ucap Arif.

“Jadi saya terus mendorong kepada insan pers untuk beritakan apa adanya sesuai data. Jadi misalnya saya ke BPS di situ ada data Kebumen kabupaten termiskin, ya sampaikan saja. Tapi kita juga harus mencari solusi untuk menyelesaikan secara bersama-sama,” Tambah Arif.

Pastinya Arif mengatakan, covid ini bukan sesuatu yang aib, selama virus ini belum tertangani dengan baik, maka pemeberitaan harus terus berjalan. Insan pers dibutuhkan untuk terus mengajak masyarakat mematuhi protokol kesehatan, sekaligus berprilaku hidup sehat. Karena covid ini nyata, bukan konspirasi.

“Saya sendiri pernah merasakan bagaimana kena Covid. Rasanya betul-betul nggak enak. Jadi masyarakat harus sebisa mungkin mencegah tertularnya virus dengan rajin menerapkan protokol kesehatan, sambil kita menunggu program vaksinasi bisa diberikan kepada masyarakat,” jelasnya. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.