Kamis, 30 Juni 22

Ratna ‘Marsinah’ Sarumpaet yang Kritis terhadap Penguasa  

Ratna ‘Marsinah’ Sarumpaet yang Kritis terhadap Penguasa  
* Ratna Sarumpaet dan Ketua Umum Partai Gerindra yang juga calon presiden Prabowo Subianto. (Foto: Twitter @fadlizon)

SUKA atau tidak suka, Ratna Sarumpaet ikut berperan menggulingkan Presiden Soeharto dari kursi kekuasaannya. Ratna bersama berbagai elemen masyarakat aktif berdemonstrasi menuntut Soeharto mundur. Akhirnya Soeharto yang berkuasa selama 32 tahun terjungkal oleh gerakan reformasi pada 21 Mei 1998.

Di masa kekuasaan Soeharto yang memerintah dengan tangan besi, Ratna acapkali mendapat perlakuan yang tidak menyenangkan dari aparat keamanan. Pada era 1990-an seringkali Teater Satu Merah Panggung pimpinannya dicekal pentas di berbagai tempat. Termasuk yang dicekal adalah pementasan monolog Marsinah Menggugat. Marsinah adalah aktivis buruh di Sidoarjo, Jawa Timur, yang diduga dibunuh aparat keamanan karena sering memimpin unjuk rasa.

Ratna memprotes aparat keamanan yang mencekal pementasan teaternya. Akibatnya ia ditangkap dan diintegorasi. Meski demikian dia tak takut, apalagi dia mendapat simpati dari para aktivis pro demokrasi. Dukungan dari para aktivis yang sebagian besar berusia muda itu membuatnya semakin bersemangat turun ke jalan untuk berdemonstrasi menentang berbagai kebijakan rezim Orde Baru yang dinilainya merugikan rakyat.

Pages: 1 2 3 4

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.