Rabu, 3 Juni 20

Rasulullah Saw Melihat Neraka, Sangat Mengerikan

Rasulullah Saw Melihat Neraka, Sangat Mengerikan
* Ilustrasi - api neraka

Oleh: Yusman Dawolo, M.Kom.I (Direktur Rumah Infaq)

Sahabatku yang sholih dan sholihah.
Salah satu poin penting Iman terhadap hari akhir adalah, meyakini adanya Surga dan meyakini adanya Neraka. Ini dilihat langsung oleh Rasulullah Saw, sendiri ketika Isro dan Mi’roj. Surga balasan bagi orang yang beriman dan beramal sholih, sedangkan neraka balasan bagi orang yang Kafir dan berbuat kemungkaran.

Siksa neraka ini sangat dahsyat. Bahan bakarnya manusia dan batu. Makanannya buah Zaqum, seperti kepala setan, yang sangat-sangat panas, dan minumannya Hamim, yang sangat-sangat mendidih.

Sahabat, banyak orang nanti yang rugi di akhirat, dan menyesal karena dimasukkan kedalam Neraka, karena kelalaiannya saat di dunia. Namun dia mengira sudah benar dan banyak berbuat kebaikan.

Rasulullah Saw bersabda:
“Sungguh aku tadi melihat surga. Aku berupaya meraih setandan buah-buahan di dalamnya. Andai kalian mendapatkannya lalu memakannya, niscaya kalian tidak butuh lagi makanan di dunia.

Kemudian aku melihat neraka. Belum pernah aku melihat pemandangan yang mengerikan seperti itu. Dan aku melihat kebanyakan penghuninya adalah wanita. Para sahabat bertanya, ‘Mengapa demikian wahai Rasulullah?’ Beliau menjawab, ‘Sebab mereka telah kufur.’

Para sahabat bertanya lagi, ‘Apakah mereka kufur kepada Allah?’ Rasulullah menjawab, ’Mereka kufur (nikmat) terhadap suami mereka, mereka kufur terhadap kebaikan suami mereka.

Apabila kalian (para suami) berbuat baik pada istri-istrinya sepanjang waktu, lalu istri kalian melihat sesuatu yang kurang baik darimu, dia akan berkata, ‘Aku tidak pernah melihat kebaikanmu sedikit pun’” (HR. Bukhari)

Sahabatku yang sholih dan sholihah. Kita berlindung kepada Allah dari siksa api neraka. Dan memohon dan berdoa kepada Allah, agar Kita di masukkan kedalam Surga-Nya, bersama pasangan Kita, Kedua Orang Tua Kita, dan Anakak-anak keturunan Kita. Aamiin…

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.