Jumat, 24 September 21

RAPBD Kota Bandung 2016 Naik 3,9 Persen Jadi Rp5,68 Triliun

RAPBD Kota Bandung 2016 Naik 3,9 Persen Jadi Rp5,68 Triliun

Bandung, Obsessionnews – Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kota Bandung 2016 naik 3,9 persen menjadi Rp. 5,68 Triliun. Demikian Usulan  disampaikan Walikota Bandung Ridwan Kamil dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Kota Bandung Jalan Sukabumi, Senin (16/11).

Menurut Ridwan Kamil, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kota Bandung yang terangkum dalam usulan empat Raperda Kota Bandung. Empat Raperda tersebut meliputi pertama, penyelenggaraan retribusi pengendalian lalu lintas, Raperda bidang Tera ulang, retribusi tempat rekreasi dan olahraga berskala nasional dan Raperda APBD 2016.

“Kami mengusulkan Raperda ini sebagai upaya pembangunan bidang transportasi dengan menambahkan pungutan retribusi baru dan menambah retribusi pengendalian lalu lintas yang memohon retribusi di kawasan atau jalan umum di pemerintah daerah, sebagai pengendalian dan rekayasa lalu lintas, sekaligus mengajukan usulan perubahan retribusi existing,” tegasnya.

Ridwan menjelaskan, yang kedua adalah Raperda bidang tera ulang sebagai upaya memberikan landasan yuridis. Ketiga Penyelenggaraan keolahragaan retribusi tempat rekreasi dan olahraga yang merupakan usul rancangan daerah kota bandung sebagai upaya optimalisasi pendapatan melalui retribusi di bidang olahrga khususnya sarana olahraga yang dimiliki pemerintah daerah berskala nasional sertadan Raperda APBD 2016.

Ia menjelaskan usulan Raperda APBD 2016 penyelenggaraan pemerintahan daerah perlu diwujudkan dengan dana yang dialokasikan dalam APBD, selain itu aturan normatif memberikan kewajiban bagi pemda melakukn penyusunan pembelanjaan dan pendapatan daerah tepat waktu transparan dan akuntabel.

Ridwan berharap empat Raperda yang dimaksud dapat mengakomodasi kebutuhan prioritas kegiatan pemerintahan, pembangunan, pelayanan publik sekaligus sebagai fondasi dalam meraih visi misi kota Bandung yang unggul nyaman dan sejahtera.

Menurut Ridwan, rencana pendapatan APBD tahun 2016 mencapai 5,68 triliun rupiah dan meningkat sebesar 225, 1 milliar rupiah atau 3,9 persen dibandingkan pendapatan perubahan APBD 2015 sebesar 5,455 triliun rupiah.

“Adapun dalam rincian pendapatan terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) ditargetkan sebesar 2,334 Triliun dan meningkat sebesar 267,7 milliar atau 11,4 persen dibanding PAD perubahan APBD tahun anggaran 2015 sebesar 2,06 triliun rupiah,” tandasnya.

Dana perimbangan, jelasnya  ditargetkan sebesar 1,903 triliun rupiah dan meningkat 46,27 milliar atau 2,4 persen dari dana perimbangan setelah perubaha APBD TA 2015 mencapai sebesar 1,857 Triliun. Setara naiknya pendapatan daerah ditargetkan 1,443 triliun rupiah dan menurun sebesar 88,8 Miliyar atau 6,1 persen dibanding anggaran setelah perubahan APBD 2015 yang mencapai 1,531 triliun.

Sementara Rencana belanja Daerah dianggarkan sebesar 6,025 Triliun apabila dibelanjakan belanja daerah perubahan APBD tahun 2015 mencapai 6,553 Triliun mengalami penurunan sebesar 527,6 Milliar atau 8,7 persen. “Turunnya  pendapatan daerah asli ini belum mencantumkan nilai keuangan dari provinsi, jadi harap dimaklum,” ujarnya. Selain itu Ridwan berharap lembaran nota yang disampaikan dibahas dan mendapat persetujuan dewan. (Dudy Supriyadi)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.