Senin, 27 September 21

Rapat Pleno ‘Adili’ Setya Novanto Dibuka untuk Umum

Rapat Pleno ‘Adili’ Setya Novanto Dibuka untuk Umum

‎Jakarta, Obsessionnews – Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) memanggil ahli hukum bahasa
Yayah Bachria Mugnisjah untuk dimintai dimintai keterangan akademiknya soal Pasal 5 UU MKD yang mengatur tentang syarat-syarat pengaduan. Menyusul dipersoalkannya laporan Menteri ESDM Sudirman Said terhadap Ketua DPR Setya Novanto.

‎Rapat yang sudah berlangsung pukul 14.15 WIB, ini berlangsung secara terbuka untuk umum. Yayah mulai memaparkan penafsiranya Pasal 5 UU MKD dengan jelas. Menurutnya, tidak ada larangan MKD menolak laporan Sudirman Said, karena tiga poin dalam pasal 5 tidak menjelaskan soal laporan menteri.

‎”‎Kata boleh, bagian kata makna. Boleh dalam kamus bermakna dapat bahkan sejalan dengan juga bersinomin diizinkan atau sejalan dengan tidak dilarang,” kata Yayah di ruang MKD, Gedung DPR RI ‎Selasa (24/11/2015).

Yayah adalah Dosen di Universitas Nasional dan Sekolah Tinggi Intelijen Negara yang fokus mengajar ilmu bahasa hukum. Tafsiranya ini selanjutnya akan dijadikan bahan pertimbangan bagi MKD untuk memutuskan apakah laporan Sudirman bisa diterima atau ditolak.

Ketua MKD Surahman Hidayat mengatakan, rapat kali ini sifatnya hanya mendengarkan keterangan dari pakar hukum. Setelah kurang 30 menit mendengarkan keterangan dari Yayah, rapat pleno MKD kembali ‎ditutup untuk umum.

“Forum ini kan hanya mendengarkan, kalau putusnya di dalam rapat internal,” jelasnya. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.