Minggu, 1 November 20

Rano Karno Luruskan Tuduhan Terima Uang Rp7,5 Miliar Untuk Pilkada Banten

Rano Karno Luruskan Tuduhan Terima Uang Rp7,5 Miliar Untuk Pilkada Banten
* Rano Karno. (Foto: IG Rano Karno)

Jakarta, Obsessionnews.com – Kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang melibatkan terdakwa Tubagus Chaeri Wardana (TCW) masih terus digodok. Muncul tuduhan uang menggalir kepada Rano Karno untuk pembiayaan Pilkada Banten pada 2012 lalu.

Karena itu dalam persidangan yang dilakukan Senin lalu (24/2) Jaksa Penuntut Umum KPK menghadirkan Rano Karno sebagai saksi. Kepada Majelis hakim dan jaksa Rano bersikeras meluruskan tuduhan negatif yang selama ini diarahkan kepadanya.

Mantan Wakil Gubernur Banten itu menyangkal pengakuan Djadja Buddy Suhardja, mantan kepala Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi Banten, yang menyebut adanya aliran dana sebesar Rp 700 juta rupiah.

Ia menyorot keterangan Djaja yang berbeda jauh dari Dadang Priyatna yang mengaku telah dimintai sejumlah uang oleh Djaja dengan mengatasnamakan Rano Karno.

Tak hanya itu, Rano pun menolak pernyataan eks pegawai PT Bali Pacific Pragama (BPP), Ferdy Prawiradireja yang disebut-telah menyerahkan uang sebesar Rp 1,5 miliar dengan menggunakan mata uang rupiah dalam sebuah tas kertas (paper bag).

Ditemui di Gedung DPR, Rabu (26/2) Rano Karno kembali menjelaskan di hadapan wartawan perkara Rp 7,5 miliar terkait penyelenggaraan pilkada Banten pada 2011.

Ia mengaku tak pernah melihat bentuk fisik bantuan keuangan dari TCW dalam rangka pemenangan pilkada Banten saat dirinya berpasangan dengan Ratu Atut Chosiyah. Dengan begitu artinya ia mengaku tak pernah menerima uang itu seperti yang sela ini dituduhkan.

“Seluruh lalu lintas keuangan diatur oleh Agus Uban dan pertanggungjawaban penggunaannya dilaporkan langsung oleh Agus Uban kepada Saudara Wawan selaku Ketua Tim Pemenangan. Saya hanya dilapori soal jumlah alat peraga kampanye yang dibutuhkan, skema pendistribusian, dan rencana anggarannya,” tegas Rano yang kini duduk sebagai anggota DPR.

Dalam persidangan Senin lalu majelis hakim ikut mengonfirmasi keterangan Rano pada saksi Yayah Rodiyah saat berkunjung ke kediaman Rano Karno.

Yayah mengaku tak pernah melihat terjadinya penyerahan uang kepada Rano dalam pertemuan tersebut. Yayah mengaku hanya menyerahkan uang kebutuhan pilkada Banten itu pada Agus Uban, salah satu anggota tim pemenangan yang dikomandoi TCW. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.