Kamis, 11 Agustus 22

Rangkuman Berita yang Jadi Sorotan Publik Pekan Ini

Rangkuman Berita yang Jadi Sorotan Publik Pekan Ini
* Sekretaris Jenderal PAN Eddy Soeparno.

1. PAN Dukung Jokowi Sampai 2019

 

Jakarta, Obsessionnews.com –  Partai Amanat Nasional (PAN) memastikan komitmen untuk mendukung pemerintahan Jokowi sampai 2019.

“Kita tidak akan mundur dari komitmen untuk mendukung pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla,” ujar Sekretaris Jenderal PAN Eddy Soeparno di sela acara Rakernas III PAN di Bandung Jawa Barat, Senin, (21/8/2017). (Baca: Rakernas PAN Komit Dukung Jokowi Sampai 2019)

 

2. Dana Umroh First Travel untuk Kepentingan Pribadi

Kantor First Travel.

Berdasarkan hasil penelusuran Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dicurigai dana milik calon jamaah umroh First Travel digunakan untuk kepentingan pribadi dengan membelian sejumlah aset.

“Dana yang disetorkan calon jamaah umroh selain digunakan untuk memberangkatkan umroh, juga digunakan untuk kepentingan pembelian aset-aset pribadi,” ujar Wakil Ketua PPATK Dian Ediana Rae melalui pesan singkat Senin (21/8/2017). (Baca:PPATK: Dana Umroh First Travel untuk Kepentingan Pribadi)

 

3. Protes Anti Rasis di AS Merembet ke Los Angeles

Protes di Charlottesville AS. (ParsToday).

Satu pekan setelah bentrokan rasis di Charlottesville, negara bagian Virginia, warga kota Los Angeles di negara bagian California bergabung di aksi demonstrasi anti rasis di negara ini.

Press TV melaporkan, warga Los Angeles hari Sabtu di aksinya meneriakkan slogan dan yel-yel anti Presiden Donald Trump karena mendukung kelompok rasis.

Sementara itu, warga kota Boston hari Ahad (20/8) juga menggelar demonstrasi di jalan-jalan kota ini meneriakkan slogan anti rasis. Sebelumnya aksi serupa juga digelar di berbagai kota Amerika Serikat. (Baca: Protes Anti Rasis di AS Merembet ke Los Angeles)

4. Kapolri Sayangkan Anak yang Hina Presiden dan Polri

Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian (tengah). (Foto: infomenia.net).

Polisi menangkap MFB, seorang pelajar SMK di Medan yang melakukan penghinaan terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi). Sudah hampir sebulan lebih, akun facebook milik pelajar itu menampilkan foto-foto berisi hinaan terhadap Presiden RI Jokowi.

Untuk itu, Kapolri Jendral Pol Tito Karnvian menyayangkan tindakan yang dilakukan oleh MFB (18), karena telah melakukan penghinaan kepada Presiden dan Polri melalui media sosial. Sampai saat ini, Polri masih mencari tahu apakah MFB melakukannya sendiri atau dorongan orang lain, jika kalau terbukti MFB diperintah orang lain, pihak kepolisian akan mencari siapa di balik itu semua.

“Kalau seandainya dia disuruh orang, kami akan lihat. Berarti dia hanya bumper-nya di depan,” ujar Tito di kompleks Mabes Polri, Jakarta, Selasa (22/8/2017). (Baca: Kapolri Sayangkan Anak yang Hina Presiden dan Polri)

 

5. DPR Pastikan Revisi UU KPK

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah.

DPR memastikan akan merevisi Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi atau UU Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hal ini dilakukan setelah adanya temuan Pansus Hak Angket KPK DPR terkait penyimpangan dan penyalahgunaan yang dilakukan oleh penyidik KPK.

“Saya meminta pemerintah bersiap untuk menindaklanjuti rekomendasi pansus. Sebab, revisi UU KPK itu sudah pasti, karena penyimpangannya sudah terlalu banyak. Kelihatan secara kasat mata,” tegas Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (23/8/2017). (Baca: DPR Pastikan Revisi UU KPK)

 

6. GMPG Minta KPK Tangkap Novanto

Pengurus Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) menemui Pimpinan KPK di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (24/8/2017).

Gerakan Muda Partai Golkar (GMPG) yang dikomandoni Ahmad Doli Kurnia, Samsul Rizal, dan Rirajudin Wahab menemui pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kuningan, Jakarta, Kamis (24/8/2017). Mereka mendesak pimpinan KPK untuk segera menangkap Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto, tersangka kasus korupsi e-KTP.

Samsul mengatakan, mestinya sudah tidak ada alasan lagi bagi KPK untuk segera menahan Novanto. Sebab penetapan tersangka atas dirinya sudah didasarkan dengan dua alat bukti yang cukup. Ketua DPR tersebut sudah disebut dalam persidangan bahwa ia menerima uang korupsi e-KTP dari Andi Narogong. Novanto adalah pengatur anggaran dalam proyek ini. (Baca: Temui Pimpinan KPK, GMPG Minta Novanto Ditangkap)

 

 

7. Dikalahkan Malaysia, Indonesia Gagal ke Final SEA Games 2017

Penyerang Malaysia, Thanabalan A/L Nadarajah (kanan), berduel dengan penjaga gawang Timnas U-22 Indonesia, Satria Tama Hardiyanto, dalam pertandingan semifinal SEA Games 2017 di Shah Alam Stadium, Shah Alam, Sabtu (26/8/2017).(Mohd RASFAN/AFP)

Malaysia menjadi tembok penghalang bagi Indonesia untuk maju ke final cabang sepak bola dalam SEA Games 2017. Impian tim nasional U-22 Indonesia untuk maju ke babak final tak terwujud setelah dikalahkan Malaysia di babak semi final dengan skor 0-1  di Stadion Shah Alam, Selangor, Malaysia, Sabtu (26/8/2017).

Malapetaka bagi Garuda Muda terjadi pada menit ke-87. Satria Tama tak mampu mencegah bola tandukan keras pemain Malaysia, Thanabalan Nadarajah, yang memanfaatkan sepak pojok. (Baca: Tak Terwujud Impian Indonesia ke Final SEA Games 2017(arh)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.