Minggu, 26 September 21

Rampok Penjual Sapi Berhasil Dibekuk

Rampok Penjual Sapi Berhasil Dibekuk

Semarang, Obsessionnews – Sebanyak 6 pelaku perampokan dengan senjata api (senpi) terhadap seorang pedagang sapi di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah  (Jateng), berhasil dibekuk tim Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Jateng. Para pelaku tersebut ditangkap di tempat terpisah pada 6 November 2015 lalu.

Keenam tersangka adalah Suroto alias Totok (39), warga Waringinsari Barat, Kabupaten Pringsèwu, Provinsi Lampung, Muchlisin (33), warga Cendol, Kabupaten Klaten, berperan sebagai eksekutor.

Sedangkan empat lainnya yakni Royyan Hasan (27), warga Depok, Kabupaten Sleman, Awang Purnomo Bakti (29), warga Sentono, Kabupaten Sleman, dan Zaenudin Al Muarif (25), Dukuh Sentono, Kabupatèn Klaten serta Andi Prasetya bertindak selaku pencari sasaran.

Para pelaku yang mendapatkan senpi dari Lampung membagi tugas dengan mengamati target pengunjung Pasar Hewan Jatinom saat Hari Raya Idul Adha 2015 terlebih dahulu.

“Korban, Ngatimo yang baru keluar dari pasar dibuntuti oleh dua eksekutor. Setelah sampai di tempat sepi, di jembatan nglenguk, pelaku Suroto menghadang motor korban sambil berteriak berhenti dan melepas tembakan ke atas,” ujar Dirreskrimum Polda Jateng, Gagas Nugraha di depan kantor, Senin (9/11/2015).

barbuk rampok

Korban kemudian turun dari kendaraan dan berlari menyelamatkan diri. Salah satu pelaku, Muchlisin pun mengejar serta berhasil merampas tas milik korban. Karena panik, korban malah berlari ke arah pelaku lain, Suroto. Pelaku pun menembak korban dan mengenai kaki. Para pelaku kabur sebelum warga mendekat.

Dalam gelar perkara, terungkap pelaku membeli senjata jenis revolver beserta 18 amunisi seharga Rp 3 juta. Mereka membeli senjata di Lampung atas prakarsa Suroto. Tak hanya itu, Suroto juga sempat melawan sehingga petugas terpaksa melepas peluru panas ke arah kaki.

“Suroto ini kami tembak karena mencoba melawan saat ditangkap,” tambah dia.

Akibat perbuatan pelaku, korban mengalami kerugian sebanyak Rp 27 juta. Dari tangan tersangka disita satu pucuk senpi revolver, 18 amunisi, tiga sepeda motor dan dua helm. Para tersangka dijerat pasal 356 KUHP dengan maksimal hukuman 12 tahun penjara. (Yusuf IH)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.