Jumat, 27 Mei 22

Raksasa Tekno AS, Intel Bangun Pabrik Chip Rp102 T di Malaysia

Raksasa Tekno AS, Intel Bangun Pabrik Chip Rp102 T di Malaysia
* Intel Core. (Foto: Ist)

Raksasa teknologi Amerika Serikat (AS), Intel, memutuskan untuk membuka pabrik baru di Malaysia. Pembukaan pabrik itu sendiri memakan biaya sekitar 30 miliar ringgit atau setara Rp 102 triliun.

Mengutip Straits Times, fasilitas produksi itu akan digunakan sebagai tempat pengemasan dan pengujian chip baru. Selain itu, pabrik itu akan digunakan untuk menambah produksi chip global menyusul fenomena defisit chip dunia.

“Fasilitas pengemasan canggih baru di Malaysia diharapkan mulai berproduksi pada 2024,” ujar CEO Intel, Pat Gelsinger dikutip (16/12/2021).

Pemerintah Malaysia menyebut bahwa pabrik baru ini akan menghasilkan sembilan ribu pekerjaan baru. Rinciannya adalah 4 ribu bekerja untuk Intel dan 5 ribu lainnya bekerja dalam pendirian pabrik.

“Upaya ini memang tepat waktu mengingat permintaan global yang bullish didorong oleh kekurangan chip dan potensi tantangan yang timbul dari pemulihan pandemi secara global,” kata Menteri Perdagangan dan Industri Internasional Malaysia Mohamed Azmin Ali dalam sebuah pernyataan.

Intel sendiri sebelumnya telah membuka pabriknya di Penang, Malaysia pada tahun 1972. Pada tahun 1975, pabrik itu sendiri mempekerjakan sekitar seribu pekerja

Sementara itu, Gelsinger memperkirakan bahwa krisis chip sendiri akan berlangsung hingga 2023. Hal ini sendiri didorong permintaan yang melesat dalam momen-momen saat dan setelah pandemi Covid-19.

“Secara keseluruhan, industri semikonduktor tahun ini akan tumbuh lebih dari dua hingga tiga dekade terakhir. Tapi gapnya masih besar… dan saya perkirakan keterbatasan kelangkaan itu akan terus berlanjut hingga 2023,” tambahnya dikutip CNBC. (CNBC/Red)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.