Minggu, 25 Oktober 20

Raja Thailand Nikahi Pengawal Pribadi

Raja Thailand Nikahi Pengawal Pribadi
* Raja Maha Vajiralongkorn dan Ratu Suthida dalam pernikahan yang digelar di Bangkok, Thailand, 1 Mei 2019. (BBC)

Raja Thailand, Maha Vajiralongkorn Bodindradebayavarangkun, menikah dengan wakil kepala pengawal pribadinya, dan memberinya gelar ratu. Demikian kabar dari Kerajaan Thailand seperti dilansir bbc.com, Kamis (2/5/2019).

Pengumuman mengejutkan datang sebelum upacara penobatannya yang dimulai pada Sabtu (4/5), pada saat itulah dia resmi ditahbiskan menjadi Raja Thailand.

Raja Maha Vajiralongkorn yang berusia 66 tahun, menjadi raja konstitusional setelah kematian ayahnya yang mangkat pada tahun 2016. Sebelumnya, dia telah menikah dan bercerai tiga kali dan memiliki tujuh anak.

Pernyataan kerajaan mengatakan : Raja Vajiralongkorn “telah memutuskan untuk mempromosikan Jenderal Suthida Vajiralongkorn Na Ayudhya, permaisuri kerajaannya, untuk menjadi Ratu Suthida dan dia akan memegang gelar kerajaan dan status sebagai bagian dari keluarga kerajaan”.

Raja Vajiralongkorn telah lama menjalin hubungan dengan Ratu Suthida dan telah terlihat bersamanya di depan umum selama bertahun-tahun, meskipun hubungan mereka belum pernah secara resmi diakui.

Raja terlihat menuangkan air suci di kepala Ratu Suthida. (BBC)

Rekaman dari upacara pernikahan ditayangkan di saluran TV Thailand pada Rabu (1/5) malam, memperlihatkan anggota keluarga kerajaan dan penasihat istana yang hadir. Raja terlihat menuangkan air suci di kepala Ratu Suthida. Pasangan itu kemudian menandatangani surat nikah.

Pada 2014, Vajiralongkorn menunjuk Suthida Tidjai, mantan pramugari Thai Airways, sebagai wakil komandan unit pengawalnya. Dia menjadikannya seorang jenderal penuh di ketentaraan pada Desember 2016.

Raja sebelumnya, Bhumibol Adulyadej, memerintah selama 70 tahun, menjadikannya raja yang paling lama memerintah di dunia ketika dia wafat pada tahun 2016.

Sebelumnya, Raja Vajiralongkorn mempromosikan salah seorang ‘pengawal perempuan kerajaan’ menjadi ‘jenderal empat bintang khusus’ pada tahun 2017 lalu.

Kenaikan pangkat itu -yang diumumkan oleh buletin resmi kerajaan, The Royal Gazette, pada 13 Desember- tak sampai setahun setelah perempuan tersebut mendapat pangkat ‘jenderal empat bintang’.

Sebenarnya promosi terbaru untuk Suthida Vajiralongkorn Na Ayudhya yang menjabat sebagai Wakil Komandan Keamanan Kerajaan, diberlakukan 1 Agustus lalu namun baru diumumkan di catatan resmi kerajaan pada 10 Desember.

Menurut data Royal Gazette, Suthida hanya membutuhkan waktu empat tahun untuk naik pangkat dari letnan kolonel menjadi jenderal empat bintang, dan semuanya diputuskan oleh raja.

Pada 13 Oktober 2017 -saat mengenang satu tahun ayahnya- Raja Maha Vajiralongkorn juga menganugerahkan gelar kehormatan kepada Suthida, yaitu Dame Grand Cross (First Class) of The Most Illustrious Order of Chula Chom Klaoatau Than Phu Ying.

Dia merupakan perwira perempuan pertama yang meraih gelar itu sejak tahun 2004 dan yang pertama di bawah kekuasaan Raja Rama X, gelar untuk Maha Vajiralongkorn yang menggantikan ayahnya, Bhumibol Adulyadej atau Raja Rama IX, yang wafat 13 Oktober 2016.

Situs Wikipedia menulis Suthida bekerja sebagai pramugari Thai Airways sebelum ditunjuk sebagai komandan pengawal kediaman putra mahkota, Pangeran Vajiralongkorn, pada Agustus 2014.

Laporan-laporan menyebutkan setelah bercerai dengan istrinya, Srirasmi Suwadee, Pangeran Vajiralongkorn menjalin hubungan asmara dengan Suthida.

Media-media asing pada Oktober 2016 sempat pula memberitakan Suthida disiapkan sebagai ‘istri’ raja walau kerajaan tidak pernah menyatakan hubungan antara keduanya. (*/Red)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.