Senin, 1 Juni 20

Raih Nilai UNBK Sempurna, Hafidh, Anak Penjual Mainan Ini Buat Kejutan

Raih Nilai UNBK Sempurna, Hafidh, Anak Penjual Mainan Ini Buat Kejutan
* Ananda Hafidh Rifai Kusnanto (17). (Foto: kompas.com)

Solo, Obsessionnews.com – Raut wajah gembira menyelimuti Ananda Hafidh Rifai Kusnanto (17). Siswa kelas XII IPA 6 SMAN 4 Surakarta, ini lulus sekolah dengan memperoleh nilai ujian nasional berbasis komputer (UNBK) secara sempurna.

Hafidh meraih nilai rata-rata 100 pada empat mata pelajaran (mapel), yaitu Matematika, Bahasa Indonesia, Kimia, dan Bahasa Inggris. Sebuah prestasi membanggakan yang jarang dilakukan oleh siswa lain.

Anak penjual mainan anak-anak asal Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah, ini pun mengaku terkejut dengan hasil UNBK tersebut. Sebab ia tak pernah mengikuti bimbingan belajar (bimbel) selama persiapan menghadapi UNBK, karena tidak ingin membebani orangtuanya.

“Awalnya yang penting nilainya bagus. Tapi, ternyata setelah melihat hasil nilainya, saya terkejut. Semua total nilainya 400,” kata Hafidh ditemui di SMAN 4 Surakarta, Jalan Adisucipto Nomor 1 Manahan, Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, Selasa (14/5/2019).

Sejak ayahnya meninggal, semua kebutuhan bergantung pada ibunya, Supatmi. Selama ini ibunya hanya berjualan mainan anak-anak dengan pendapatan yang tidak menentu. Hafidh sendiri masih memiliki tiga adik. Untuk menunjang belajar, Hafidh hanya mengandalkan buku-buku pelajaran dari sekolah dan latihan soal-soal.

“Ibu tidak banyak uang. Takut repotin ibu. Jadi, banyak latihan soal saja di rumah sama belajar buku dari sekolah. Itu saya lakukan rutin setiap hari,” kata remaja yang berhasil menyabet medali perak dalam Olimpiade Astronomi tingkat nasional di Riau pada 2017 itu.

Hafidh ingin terus mengejar cita-cita menjadi orang sukses. Ia memutuskan melanjutkan kuliah ke perguruan tinggi. Saat ini, Hafidh telah diterima di Jurusan Teknik Elektro Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.

Pihak sekolah juga dibuat terkejut dengan prestasi yang diraih Hafidh. Waka Bidang Kurikulum SMAN 4 Surakarta Meyra Dwi menilai, anak didiknya tersebut dikenal pendiam sehingga teman-temannya tidak menyangka Hafidh memperoleh nilai UNBK sempurna.

“Anaknya low profile. Jadi, tidak menyangka anak yang the best atau luar biasa. Tidak ada orang yang melihat. Penampilannya kelihatan biasa sekali,” katanya.

Sejak dirinya mengajar di SMAN 4 Surakarta, Meyra mengaku baru pertama kali ini ada siswa yang memperoleh rata-rata setiap mata pelajaran 100. “Sejak tahun 2000 saya mengajar di sini, baru sekarang ada anak mutlak nilainya,” katanya. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.