Sabtu, 6 Juni 20

PUSKAPU Soroti RUU Anti Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat

PUSKAPU Soroti RUU Anti Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat
* Direktur Eksekutif PUSKAPU Sabaruddin. (Foto: Dokumen Pribadi)

Jakarta, Obsessionnews.com – Dalam menjalankan tugasnya Komisi Pengawasan Persaingan Usaha Republik Indonesia (KPPU RI) tidak dapat berjalan sendiri dalam upaya mewujudkan persaingan usaha yang sehat di Indonesia.

Hal ini memerlukan dukungan kuat dari civil society untuk mewujudkan maksud mulia tersebut. Termasuk dari Pusat Kajian dan Advokasi Persaingan Usaja
(PUSKAPU), yakni sebuah lembaga independen (NGO) yang didukung oleh para aktivis yang concern di bidang persaingan usaha dan hukum.

Sejauh ini PUSKAPU mencermati tentang beragam persoalan yang terjadi, ada beberapa catatan yang diberikan sebagai alat kontrol agar persaingan usaha lebih sehat. Pertama soal Rancangan Undang-Undang (RUU) Anti Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat.

PUSKAPU mendukung dan mendorong usulan KPPU dalam upaya memasukkan RUU Anti Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat ke dalam draft rancangan RUU Omnibus Law tentang Cipta Lapangan Kerja, Investasi dan Ibu Kota Baru yang saat ini sedang dibahas oleh DPR.

Menyikapi adanya praktek monopoli dan persaingan usaha tidak sehat yang merugikan kepentingan pelaku usaha lainya dan masyarakat luas, pihaknya berencana membuka Posko Pengaduan Tender Curang dan Kartel, yang berlokasi di Wisma Musi Jl. Raya Pasar
Minggu, KM 18 NO 37 Jakarta Selatan.

“Kita juga melakukan kajian dan advokasi persaingan usaha untuk mendukung peran KPPU dalam mewujudkan persaingan usaha yang sehat di Indonesia,” ujar Direktur Eksekutif PUSKAPU Sabaruddin, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (13/2).

PUSKAPU juga mendesak kepada semua pihak terkait dalam rangka pemberantasan praktik usaha atau
bisnis tidak sehat atau kartel seperti kartel dibidang pangan antara lain: pengadaan import bawang putih, gula, kartel tiket diindustri penerbangan, penguasaan tiket umrah.

Praktik-praktik tender yang tidak sehat di banyak instansi supaya bisa menjadi perhatian khusus sehingga harapan dari UU no 5 tahun 1999 bisa terwujud. PUSKAPU juga memiliki visi “Mewujudkan Demokrasi Ekonomi melalui Persaingan Usaha yang Sehat,” dengan lingkup kegiatan berupa kajian dan advokasi di bidang persaingan usaha. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.