Sabtu, 16 Oktober 21

Punya Kaos Daerah, Ayo Gabung di Car Free Day

Punya Kaos Daerah, Ayo Gabung di Car Free Day
* Komunitas Relawan Peduli Asean

Jakarta, Obsessionnews – Banyak cara untuk mempromosikan Indonesia agar dikenal ‎oleh masyarakat secara luas baik ditingkat nasional, maupun mancanegara. Relawan Komunitas Peduli ASEAN adalah salah satu komunitas yang konsen mempromosikan potensi dan keindahan Indonesia.

Pada Minggu 13 Maret 2016 di acara Car Free Day, Relawan Komunitas Peduli Asean ini akan melakukan sosialisasi ‎potensi dan keindahan Indonesia melalui penggunaan kaos daerah. Komunitas ini mengajak, warga Jabodetabek untuk ikut terlibat di dalamnya.

“Caranya mudah, datang ke Car Free Day dengan menggunakan kaos bertuliskan nama Provinsi, Kota, Kabupaten di NKRI. Bisa juga dengan kaos bertuliskan kuliner Indonesia, tujuan wisata, budaya, produk lokal,” kata Hariqo Wibawa Satria, Pendiri Relawan Komunitas Peduli ASEAN di Taman Suropati Jakarta (06/03/2015)

“Untuk penanda, kami berharap peserta juga diminta menggunakan ikat kepala merah putih, ayo datang ke CFD minggu depan,” sambungnya.

Menurut Hariqo, saat ini pada hakikatnya semua orang adalah diplomat dan tugas diplomasi memperjuangkan segala sesuatu yang menjadi kepentingan nasional. Diplomat kata dia, tidak harus mereka yang kuliah di jurusan HI, atau mereka yang bekerja di KBRI.

“Itulah salah satu landasan pikir kegiatan promosi Indonesia ini, kita semua bahkan dengan sukarela iuran untuk kegiatan ini, mari gotong royong kita promosikan Indonesia di darat dan udara,” jelas Hariqo yang juga alumnus Jurusan Diplomasi Internasional Universitas Paramadina.

Poster acara car Free day

Tidak hanya di Jakarta, Hariqo menambahkan, aksi serupa juga bisa dilakukan oleh masyarakat di daerahnya masing-masing. Dengan dibukanya Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) menandakan mulainya pasar besar. Karena itu, Hariqo menginginkan Indonesia mampu bersaing dan menjadi juara di ASEAN.

“Anak-anak muda tujuan sama, Indonesia juara di ASEAN, caranya bisa sama dan boleh beda-beda,” katanya.

Sebenarnya kegiatan ini akan dilaksanakan pada Minggu pagi, 06 Maret 2016, namun akhirnya ditunda atas perintah Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Pasalnya minggu ini ada Konferensi Tingkat Tinggi Organisasi Konferensi Islam (KTT OKI) yang tidak membolehkan ada sosialisasi di Car Free Day.

Hafyz Marshal selaku Ketua Panitia mengaku penundaan ini memang sempat mengagetkan, namun, ia paham ada hal lebih penting yang harus hormati. “Kami sudah sosialisasikan penundaan ini kepada semua relawan, kita mengundang warga DKI untuk berkumpul pukul 06.00 pagi di Depan Bank Indonesia, Jalan Sudirman, Jakarta, kemudian kita jalan bersama hingga Bunderah HI,” jelas Hafyz

Setelah kegiatan mempromosikan Indonesia, Relawan Komunitas Peduli Asean akan mengadakan pertemuan relawan di tingkat nasional pada 26-27 Maret 2016. Kegiatan ini dimaksudkan agar setiap anak-anak muda di tiap Kota/Kab menjadi pelopor dalam kegiatan-kegiatan yang bertujuan menjadikan daerahnya juara di ASEAN

Komunitas Peduli ASEAN (KAPAS) sediri didirikan pada 22 Januari 2010 di Jakarta, dengan tujuan; meningkatkan gotong royong generasi muda untuk menjadikan Indonesia juara di ASEAN, dan meningkatkan gotong royong generasi muda dalam memperjuangkan kepentingan nasional di kancah internasional.

“Ruang lingkup diplomasi Indonesia tentu bukan sebatas di ASEAN namun dunia, ASEAN kita jadikan sebagai target awal membangun kesadaran ini,” tutup Hariqo. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.