Kamis, 2 Februari 23

Puluhan Pengurus dan Kader PKS Banyumas Ramai-ramai Mundur, Ada Apa ?

Puluhan Pengurus dan Kader PKS Banyumas Ramai-ramai Mundur, Ada Apa ?
* Pengurus dan kader PKS Banyumas mundur. (Foto: Kompas.com).

Banyumas, Obsessionnews.com – Pengurus dan kader PKS Banyumas, Jawa Tengah,  berjumlah 80 orang membuat keputusan mengejutkan dengan menyatakan mengundurkan diri. Mereka menolak menandatangani pakta integritas yang berisi tentang loyalitas pada partai. 

“Bagi yang tidak mau tanda tangan otomatis mungkin dikatakan tidak loyal. Padahal pada tahun-tahun atau periode sebelumnya belum pernah ada tanda tangan seperti ini. Hanya lisan saja,” jelas Ketua Majelis Pertimbangan Daerah PKS Kabupaten Banyumas Machfulyono, Selasa (23/10/2018).

Machfulyono bercerita jika dirinya sudah bergabung bersama PKS selama 19 tahun dan belum pernah menyatakan kesetiaan pada partai dalam bentuk tulisan. Pernyataan kesetiaan biasanya hanya diikrarkan bersama-sama untuk memperkuat kesolidan.

“Pakta integrasi itu juga seharusnya ada surat resmi atau SK dari partai yang jelas, tapi ini tidak ada,” ujarnya.

Sementara itu menurut Pembina Kader DPD PKS Banyumas Arif Awaludin, seharusnya dalam organisasi permintaan menandatangani pakta integritas harus ada instruksi yang jelas dari atasan.

“Pakta integritas itu tidak legal. Struktural tapi ilegal. Mengapa ilegal? Karena tidak ada SK dari DPP, DPW, dan DPD. Jangan-jangan ada operasi yang terstruktur, sistematis, dan masif untuk mengobok-obok PKS,” jelasnya.

Hal yang sama juga dikemukakan Ketua Dewan Pengurus Daerah PKS Banyumas Setya Ari Nugroho. Ia mengatakan jika dirinya masih menunggu surat keterangan lengkap dari para pengurus yang mengundurkan diri dari partai. 

“Itu hal yang biasa di PKS. Itu sudah lumrah di mana-mana, pakta integritas untuk menyolidkan organisasi kemudian juga komitmen terhadap masyarakat. Itu hal yang biasa, tapi yang dimasalahkan apa, saya belum tahu,” ungkapnya. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.