Minggu, 23 Januari 22

Puluhan Orang Thailand Didakwa Atas Perdagangan Manusia

Puluhan Orang Thailand Didakwa Atas Perdagangan Manusia

Jakarta, Obsessionnews – Sedikitnya, 72 orang termasuk beberapa politisi dan seorang jenderal harus berhadapan dengan hukum setelah Kejaksaan Agung Thailand menyeret ke pengadilan dengan dakwaan penyelundupan manusia dari Myanmar dan Bangladesh.

Surat penangkapan juga sudah dikeluarkan bagi 30 orang lainnya.

Sebelumnya, ditemukan sejumlah kuburan massal yang diperkirakan berisi jenazah para pendatang di dekat perbatasan Malaysia-Thailand. Pasca penemuan tersebut, penyelidikan digelar Kejaksaan Agung. Hasilnya, hampir 100 orang termasuk pembesar Thailand diduga kuat terlibat.

Juru bicara Kejaksaan Agung Thailand Wanchai Roujanavong seperti dilansir BBC mengatakan, pihaknya tak akan membiarkan orang-orang yang memiliki pengaruh besar di negeri itu bertindak di luar batas hukum yang berlaku.

“Kejaksaan Agung memiliki prioritas atas masalah itu, karena merupakan sekelompok besar orang yang terlibat dalam sistem internasional. Hal itu menyebabkan kerusakan besar bagi negara karena ditemukannya jenazah manusia,” kata Wanchai.

Kini, warga Rohingya dan Bangladesh yang diduga kuat banyak menjadi korban berharap bisa mencapai negara tujuan ketiga. Mereka, melakukan perjalanan panjang melintasi laut sebelum mencapai daratan Thailand.

Atas kasus perdagangan manusia serta penemuan kuburan massal tersebut, sebagian warga Thailand menjalani dakwaan. Tuntutan yang diajukan beragam antara lain, penyelundupan manusia, ikut serta dalam jaringan kriminal internasional, serta membawa pendatang gelap secara ilegal.

Hingga saat ini, sejumlah pendatang etnis Rohingya dan Bangladesh dikabarkan masih berupaya mencapai daratan Australia guna mencari suaka politik. Banyak di antaranya singgah ke Indonesia dan Malaysia guna mendapat pertolongan serta perlindungan.(Mahbub Junaidi)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.