Selasa, 26 Oktober 21

Puan Sambut Baik Pertemuan Prabowo – Jokowi

Puan Sambut Baik Pertemuan Prabowo – Jokowi

Jakarta, Obsessionews – ‎Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani menyambut baik pertemuan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Ketua Umum Partai Gerindra di Istana Bogor pada Kamis 29 Januari lalu. Menurutnya, tidak perlu ada yang dicurigai dari hasil pertemuan tersebut meski Prabowo adalah mantan rivalnya.

‎Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan itu, justru mengaku mendukung kepada Presiden Jokowi untuk sering melakukan pertemuan dengan para tokoh nasional maupun tokoh politik, guna membahas berbagai persoalan kebangsaan, termasuk salah satunya kisruh yang terjadi antara Polri dengan Komisi Pemberantasan Korupsi.

“Yang pasti untuk bangsa dan negara ke depan, semua yang ada di parpol apakah itu dari Koalisi Merah Putih (KMP) atau Koalisi Indonesia Hebat (KIH) sepakat bahwa kita harus sama-sama mendukung program pemerintah dan kemudian sama-sama membangun negara ini untuk kesejahteraan rakyat,” kata Puan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (3/2/2015).

Bahkan katanya, ia melihat pertemuan tersebut ‎sebagai langkah yang positif. Sebab, Jokowi bisa memberikan contoh yang baik sebagai kepala negara dalam berpolitik, yakni dengan berusaha untuk merangkul semua tokoh dan masyarakat seperti halnya saat Presiden melakukan pertemuan dengan Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie.

“Jadi kita semua sepakat mendukung program pemerintah untuk rakyat,” ujarnya.

Lebih lanjut Puan mengatakan, pertemuan tersebut tidak pernah dianggap oleh PDI-P sebagai ancaman, dan akan merubah konstelasi politik nasional seperti yang ramai di beritakan di media. Ia menegaskan, PDI-P tetap mendukung pemerintah, dan juga siap melakukan koreksi jika program kerja pemerintah‎ tidak sesuai nawa cita Jokowi.

“Kita tetap bersama dengan pemerintahan pak Jokowi dan Jusuf Kalla, mendukung semua apa yang menjadi program dari nawacita pak jokowi. kalau kemudian ada hal yang tidak sesuai dengan nawacita, tentunya PDIP seharusnya mengkritisi, merevisi agar semua kebijakan sesua dengan nawacita dan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat,” jelasnya. (Albar)

Related posts