Sabtu, 20 Juli 19

PTKIN Diminta Responsif dalam Persoalan Aktual Keagamaan

PTKIN Diminta Responsif dalam Persoalan Aktual Keagamaan
* Acara Rapat Koordinasi PTKIN di Jakarta. (foto: Twitter @Kemenag_RI)

Jakarta, Obsessionnews.com – Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) diminta untuk lebih responsif dalam mengkaji persoalan-persoalan aktual. Jangan hanya asyik tenteng persoalan internal saja.

Penegasan ini disampaikan oleh Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin saat membuka acara Rapat Koordinasi PTKIN di Jakarta.

Lukman melihat banyak hal yang telah dicapai PTKIN dalam beberapa tahun terakhir, utamanya terkait sarana dan prasarana. Bahkan, 2019, akan dilakukan pembangunan 41 PTKIN untuk menambah daya dukung kapasitas agar akses lulusan pesantren dan madarasah untuk kuliah semakin terbuka. Namun, hal itu dinilai masih dalam kaitan urusan internal.

“Saya melihatnya kita masih berkutat pada masalah internal semata, termasuk masalah kekurangan guru besar. Saya belum menemukan bagaimana dampak positif secara langsung keberadaan PTKIN dalam merespon persoalan aktual kegamaan di Indonesia secara signifikan,” ujar Menag seperti dikutip dari laman web Kemenag, Jumat (22/2/2019).

Menurut Lukman, PTKIN harus mulai memberikan porsi yang cukup tehadap persoalan ini tanpa mengurangi apa yang sedang dan terus dilakukan karena memang menjadi skala prioritas. “Poin yang ingin saya sampaikan, kita jangan menghabiskan seluruh energi kita, seluruh sumberdaya yang kita miliki hanya berkutat pada urusan internal, meskipun itu penting,” tuturnya.

Untuk itu, civitas akademika PTKIN dituntut lebih responsif terhadap dinamika masyarakat sekitar dengan melakukan pendekatan berbasis kajian akademik. Dengan begitu, prestasi PTKIN lebih dirasakan, tidak semata soal sarana prasarana yang semakin bagus saja. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.