Rabu, 17 Agustus 22

PSG Tersingkir dari Liga Champions Meski Diperkuat Messi dan Neymar

PSG Tersingkir dari Liga Champions Meski Diperkuat Messi dan Neymar
* Striker PSG Neymar. (Getty/Goal)

Wow! Paris Saint-Germain (PSG) tersingkir dari Liga Champions meskipun diperkuat oleh Kionel Messi, Neymar dan berbagai Mega bintang lainnya. Neymar pun marah atas tersingkirnya klub raksasa dari Perancis tersebut.

Neymar mengakui dirinya “marah” setelah tersingkirnya PSG dari Liga Champions di tengah “hari-hari yang sulit” untuk skuad secara keseluruhan.

Mantan striker Barcelona ini menolak anggapan bahwa kekalahan PSG dari Real Madrid adalah karena kurangnya usaha para pemain di lapangan.

PSG sebenarnya berada dalam posisi yang kuat untuk bisa melaju ke perempat-final Liga Champions setelah mengalahkan Real Madrid 1-0 di leg pertama babak 16 besar di Parc des Princes.

Kylian Mbappe, yang mencetak gol di leg pertama, memperbesar keunggulan agregat di Santiago Bernabeu, namun Los Blancos secara menakjubkan meraih kemenangan 3-1 sehingga lolos dengan agregat 3-2, berkat hat-trick Karim Benzema.

Neymar mengungkapkan rasa frustrasinya atas hasil akhir saat berbicara di sebuah acara yang diselenggarakan oleh salah satu sponsornya pada pekan ini.

“Saya kecewa dengan tersingkirnya di Liga Champions. Saya marah,” ujar pemain asal Brasil berusia 30 tahun itu.

“Saya ingin terus menjadi lebih baik. Saya ingin terus mencetak gol dan memenangkan gelar.”

“Itu adalah hari-hari yang sulit, pekan-pekan yang sulit bagi kami. Kami tidak ingin kalah. Kami di sini bukan untuk itu, kami tidak merencanakannya.”

Komitmen PSG sebagai kolektif dipertanyakan menyusul eliminasi Liga Champions mereka, dengan Neymar merupakan salah satu dari beberapa pemain yang dituduh gagal tampil di panggung terbesar.

Sejumlah fans mencemooh Neymar dan Lionel Messi dalam kemenangan Ligue 1 berikutnya atas Bordeaux, sementara yang lain melakukan vandalisme ketika dinding luar Parc des Princes disemprot dengan grafiti yang membidik direktur olahraga klub Leonardo dan presiden Nasser Al-Khelaifi.

Neymar menolak pernyataan bahwa kekalahan PSG dari Madrid adalah karena kurangnya usaha, dan mengatakan dia mendorong tubuhnya hingga batasnya, bahkan untuk berpartisipasi dalam pertandingan itu setelah absen karena cedera serius.

“Tidak ada yang melambat untuk ini. Justru sebaliknya,” ujar Neymar lagi.

“Kami mendedikasikan diri, kami berkomitmen dan berlatih untuk ini.”

“Saya kembali dari cedera yang memberikan hidup saya untuk berada di sana pada waktu itu, bahkan jika itu berarti kalah, tapi setidaknya saya akan bersama tim.” (Goal com/Red)

 

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.